Giant Sea Wall Pantura Dipastikan Dimulai dari Demak, Anggaran Awal Rp10 Miliar

giant sea wall pantura
giant sea wall pantura. (X/panturaupdate)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dipastikan menjadi daerah prioritas pembangunan tanggul raksasa atau giant sea wall yang diusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengatasi banjir rob, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Sayung.

Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah, Minggu (8/2/2026).

Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, dalam forum Musrenbang tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk mengawal langsung pembangunan tanggul laut raksasa di Kabupaten Demak.

“Kepastian itu disampaikan dalam Musrenbang Provinsi Jawa Tengah. Wakil Gubernur menyatakan siap mengawal langsung pembangunan giant sea wall di Demak,” ujar Eisti’anah.

Ia mengungkapkan, sebelum Musrenbang digelar, Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa juga telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Demak.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan bahwa penanganan giant sea wall di Pantura Jawa akan dimulai dari wilayah Demak sebagai titik pertama.

Mulai Dibangun 2026 dengan Skema Hybrid Sea Wall

Menurut Eisti’anah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pembangunan tanggul laut di pesisir Demak dimulai pada tahun 2026. Tahap awal akan menggunakan skema hybrid sea wall yang mengombinasikan pendekatan struktural dan alami.

“Untuk tahap awal dilakukan pembangunan hybrid sea wall berupa penanaman mangrove dan pemasangan struktur beton atau bis-bis beton di sepanjang pesisir,” jelasnya.

Anggaran yang disiapkan untuk tahap awal tersebut disebut mencapai lebih dari Rp10 miliar. Skema hybrid ini dinilai sebagai langkah awal sebelum pembangunan giant sea wall dalam skala besar dilaksanakan sepenuhnya.

“Namun untuk konsep giant sea wall-nya dipastikan dimulai dari Demak terlebih dahulu,” tegas Eisti’anah.

Dampak Reklamasi Semarang Picu Rob di Demak

Eisti’anah menjelaskan, prioritas pembangunan giant sea wall di Demak diberikan karena wilayah tersebut terdampak langsung dari berbagai aktivitas pembangunan di kawasan pesisir utara Jawa. Salah satunya adalah pembangunan tol laut dan reklamasi di wilayah Kota Semarang.

Menurutnya, reklamasi di Semarang berdampak pada perubahan pola aliran air laut dan memperparah banjir rob di wilayah Demak, khususnya Kecamatan Sayung.

“Reklamasi membuat wilayah Semarang relatif lebih kering, tetapi dampaknya justru dirasakan di Demak. Karena itu, Badan Otorita Pantura Jawa bersama Wakil Gubernur mengutamakan Demak lebih dahulu,” ujarnya.

Setelah Demak, pembangunan giant sea wall Pantura direncanakan dilanjutkan ke daerah lain seperti Kabupaten Jepara, Kendal, Pemalang, dan wilayah pesisir lainnya di Jawa Tengah.

Baca Juga:

BMKG: Sinkhole di Sumatera Barat Tak Boleh Ditutup

DPR Restui Anggaran Bencana 2026, Basarnas Nyaris Disunat

Usulan Diterima Badan Otorita Pantura Jawa

Bupati Demak memastikan bahwa usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall di pesisir Kabupaten Demak telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Ke depan, pembangunan hybrid sea wall direncanakan membentang dari Kabupaten Demak hingga Kabupaten Jepara sebagai bagian dari penanganan terpadu kawasan Pantura Jawa.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Badan Otorita Pantura Jawa juga akan membentuk tim-tim lapangan yang bekerja sama langsung dengan pemerintah daerah setempat.

“Wilayah pesisir tetap menjadi fokus utama kami, selain penataan drainase perkotaan. Di sisi lain, sektor kesehatan dan pendidikan juga tetap menjadi perhatian meskipun ada penyesuaian anggaran,” kata Eisti’anah.

Eisti’anah menegaskan bahwa penanganan banjir, termasuk banjir rob di Kecamatan Sayung, menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Demak.

“Usulan giant sea wall untuk Sayung memang menjadi fokus kami, karena penanganan rob harus segera dilakukan,” pungkasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri