BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, akhirnya memberikan klarifikasi terkait keputusannya menepi sementara dari Octagon. Dalam unggahan resmi di media sosial, petarung asal Georgia-Spanyol itu mengungkap alasan yang selama ini menjadi spekulasi publik.
Topuria menyebut bahwa tuduhan palsu kekerasan dalam rumah tangga menjadi faktor utama di balik jeda yang diambilnya. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga integritas pribadi, reputasi, dan keamanan keluarganya, terutama anak-anaknya.
“Selama beberapa pekan terakhir, saya menghadapi situasi yang melampaui batas, di mana reputasi dan keselamatan keluarga saya terancam. Untuk itu, saya merasa perlu menepi sementara,” tulis Topuria melalui akun instagramnya, dikutip Sabtu (20/12/2025).
Menurutnya, ancaman berupa tuduhan palsu ini datang dengan motif pemerasan, menuntut pembayaran tertentu agar masalah tidak dibesar-besarkan di publik. Topuria memastikan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar. Semua bukti terkait kasus, mulai dari rekaman audio, komunikasi tertulis, hingga materi video, telah dikumpulkan dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.
Absennya Topuria tentu berdampak signifikan pada peta perebutan gelar UFC, termasuk memunculkan peluang bagi petarung lain seperti Paddy Pimblett untuk mengejar gelar interim kelas ringan. Meski begitu, fokus utama Topuria kini bukan Octagon, melainkan menyelesaikan persoalan di luar arena secara tuntas.
“Ini bukan keputusan mudah, tetapi demi keluarga dan integritas pribadi, saya harus melakukannya. Saya percaya pada proses hukum dan akan menyerahkan semuanya pada sistem peradilan,” tegas Topuria.
Dengan jeda yang diambilnya, UFC harus menyesuaikan jadwal pertarungan, sementara Topuria menegaskan bahwa ia akan kembali begitu situasi pribadi terselesaikan, siap untuk mempertahankan gelarnya dan kembali ke arena pertarungan.
(Budis)











