Gunung Ibu Meletus, Kolom Abu Capai 3 KM

gunung ibu meletus
(PVMBG)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gunung Ibu kembali erupsi dahsyat pada Selasa (7/1/2025), pukul 11.12 WIT. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Ibu kali ini teramati mencapai 3.000 meter di atas puncak, atau sekitar 4.325 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu erupsi Gunung Ibu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 121 detik.

Masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Ibu dilarang beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong alias hoaks, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Sebelumnya, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, juga erupsi pada Selasa pagi (7/1/2025), pukul 05.40 WIT.

Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Ibu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.325 meter di atas permukaan laut.

Sepanjang awal tahun 2025, Gunung Ibu tercatat sudah meletus sebanyak 39 kali. Hingga hari ini, Selasa, 7 Januari 2025, pukul 09.32 WIB, Gunung Ibu masih berstatus Siaga (Lelel III).

Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan, Selasa (7/1/2025), periode pukul 00.00-06.00 WIT, Gunung Ibu tercatat mengalami sebanyak 12 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 20-28 mm, dan lama gempa 44-79 detik, lalu 23 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-17 mm, dan lama gempa 20-57 detik, serta 5 kali Harmonik dengan amplitudo 2-21 mm, dan lama gempa 50-140 detik.

BACA JUGA: Gunung Ibu Maluku Utara Meletus Lontarkan Abu Vulkanik Sejauh 3 Km di Atas Puncak

Dalam periode pengamatan itu juga, Gunung Ibu mengalami 93 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 2-11 mm, dan lama gempa 4-19 detik, serta 5 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2-3 mm, S-P 1.7-2.1 detik dan lama gempa 9-15 detik, lalu 3 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 3-13 mm, S-P 7.2-8.3 detik dan lama gempa 37-44 detik, kemjudian 4 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2-5 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 37-65 detik.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara