Hati-hati, Identitas Pengusaha Cirebon Dicatut Untuk Buka 2 Rekening Fiktif

rekening fiktif
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus penyalahgunaan data pribadi terjadi di Kota Cirebon. Seorang pengusaha bernama Nevadha Ariya Soka (28), warga Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, mendapati identitasnya dipakai untuk membuka dua rekening fiktif di Bank Mandiri KC Yos Sudarso dan Bank BTN KCP Plered.

Rekening tersebut ternyata digunakan untuk menampung dana cashback pembelian rumah di Perumahan Verona Hills senilai Rp 54 juta.

Kuasa hukum korban, advokat Diky Dikrurahman, menegaskan kliennya tidak pernah membuka rekening atau menandatangani dokumen perbankan.

“Dua rekening itu dibuat tanpa sepengetahuan klien saya. Dana cashback Rp 54 juta justru dimanfaatkan pihak ketiga dengan melibatkan oknum marketing perumahan, bahkan diduga ada campur tangan pihak bank,” ujar Diky, Sabtu (13/9/2025).

Kasus ini bermula pada 19 Juli 2025 ketika pihak Bank Mandiri menawarkan layanan QRIS di tempat usaha korban.

Saat registrasi, pihak bank mendapati data Nevadha sudah tercatat sebagai nasabah aktif aplikasi Livin Mandiri, padahal ia tidak pernah mendaftar.

Kejanggalan semakin jelas pada 9 Agustus 2025. Seorang marketing perumahan Verona Hills berinisial VO mengonfirmasi adanya transaksi cashback Rp 27 juta yang masuk ke rekening atas nama Nevadha.

Baca Juga:

Bongkar! Korupsi Di SMAN 10 Bandung, Capai 400 Juta Lebih

Polisi Bongkar Arisan Lelang Fiktif di Cirebon, Wanita Muda Raup Puluhan Juta

Setelah ditelusuri, VO bersama suaminya diduga membuat rekening fiktif di Bank Mandiri dan BTN Plered menggunakan identitas korban.

“Pada 22 Agustus, VO bahkan menandatangani surat pernyataan bahwa ia memang membuat dua rekening atas nama klien saya tanpa izin, serta menggunakan dana cashback senilai Rp 54 juta. Namun, hingga kini belum ada iktikad baik menyelesaikan masalah ini,” jelas Diky.

Karena somasi tidak direspons, pihak korban akhirnya melaporkan dugaan tindak pidana penyalahgunaan data pribadi ke kepolisian. Laporan itu turut menyeret VO serta pihak terkait dari Bank BTN KCP Plered dan Bank Mandiri KC Yos Sudarso.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar