Efisiensi Anggaran, 28.250 Peserta BPJS Gratis di Bandung Dinonaktifkan

Efisiensi Anggaran, 28.250 Peserta BPJS Gratis di Bandung Dinonaktifkan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Greisthy E. L. Borotoding (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Sebanyak 28.250 warga Kota Bandung resmi dinonaktifkan dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) per Juni 2025. 

Penonaktifan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 22 Tahun 2025, sebagai bagian dari penyesuaian data kepesertaan yang dilakukan secara nasional oleh pemerintah pusat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Greisthy E. L. Borotoding mengungkapkan langkah tersebut merupakan hasil verifikasi dan validasi (verivali) yang dilakukan oleh Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial. 

Penonaktifan ini menyasar warga yang dianggap sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai peserta PBI, khususnya mereka yang berada di atas desil 5 dalam klasifikasi ekonomi nasional.

“Yang dinonaktifkan ini adalah peserta PBI JK, yakni peserta yang iurannya ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN. Untuk Bandung, terdapat 28.250 jiwa yang dinonaktifkan. Mereka yang tidak lagi masuk kategori miskin diharapkan bisa beralih menjadi peserta mandiri agar tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan,” kata Greisthy di Balai Kota Bandung, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga:

Uji Coba Biodigester di Pasar Gedebage, Solusi Sampah Kota Bandung Mulai Diuji Lapangan

Wali Kota Bandung Minta ASN Tak Antimedia

Menurutnya, meskipun status PBI JK mereka telah dicabut, warga yang bersangkutan tetap memiliki peluang untuk melanjutkan kepesertaan JKN dengan mendaftar secara mandiri. Langkah ini penting agar tidak terjadi jeda perlindungan layanan kesehatan di tengah kebutuhan medis yang tidak bisa diprediksi.

“BPJS menyiapkan agen PE-SIAR di seluruh kelurahan dan kecamatan untuk membantu warga beralih ke peserta mandiri. Para agen ini akan turun langsung ke lapangan, menyosialisasikan dan membantu proses pendaftaran,” ungkapnya.

Greisthy juga mengimbau agar masyarakat tidak panik, melainkan segera mencari informasi dan mendaftar. Langkah tersebut sekaligus sebagai wujud tanggung jawab sosial, di tengah upaya pemerintah memperketat alokasi anggaran.

Menurutnya, secara umum, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bandung tergolong tinggi. Saat ini, total kepesertaan mencapai 98,88 persen dari jumlah penduduk. 

Namun, tingkat keaktifan peserta berada pada angka 79,42 persen, artinya masih ada peserta yang belum rutin membayar iuran atau memperbarui data.

Greisthy juga menyebut segmen peserta terbanyak di Kota Bandung adalah pekerja penerima upah dari badan usaha, mencapai hampir 700 ribu jiwa. Disusul peserta yang didaftarkan pemerintah daerah (PPU Pemda) sebanyak 652 ribu jiwa, dan peserta PBI JK sebagai kelompok ketiga terbanyak.

“Segmen PPU Pemda ini adalah warga rentan atau tidak mampu yang iurannya ditanggung oleh Pemkot Bandung. Setiap tahun, anggaran yang disiapkan mencapai hampir Rp290 miliar, dan selama bertahun-tahun, Pemkot tidak pernah menunggak,” ujarnya.

Meski cakupan JKN Bandung sudah hampir menyeluruh, BPJS mengaku masih ada sekitar 1,2 persen atau sekitar 30 ribu jiwa yang belum masuk dalam sistem JKN. Jumlah ini bisa termasuk pemegang KTP Bandung yang berdomisili di luar kota.

“Kami tetap mendorong peningkatan cakupan hingga 100 persen. Karena program JKN ini bukan hanya formalitas administratif, tapi menyangkut hak dasar setiap warga atas perlindungan kesehatan,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara