Ditahan KPK, Haidar: Hasto Sedang Hadapi Karma Politik Karena Mencibir Politisi Nasdem Johny Plate

Haidar: Hasto Sedang Hadapi Karma Politik
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Youtube/KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sikap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang terus menyalahkan Jokowi atas kasus yang menjeratnya dinilai kekanak-kanakan.

“Hasto seperti anak kecil yang merengek lalu menyalahkan orang lain atas apa yang diperbuatnya,” kata Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Sabtu (21/2/2025).

Menurutnya, Hasto sedang menghadapi karma politik karena pernah mencibir Sekjen Partai Nasdem Johny G Plate dalam kasus korupsi proyek BTS Kominfo.

Dalam eksepsinya di pengadilan, Johny G Plate menyebut proyek BTS Kominfo merupakan arahan Jokowi. Hasto lantas membela Jokowi dan menyarankan Johny G Plate untuk mengikuti saja proses hukumnya.

“Bukankah Hasto sendiri yang bilang korupsi tidak akan terjadi jika pemegang kewenangan disiplin menjaga seluruh kewenangannya. Sekarang kena karmanya kan? Kemakan omongannya sendiri. Yaudah ikutin aja proses hukumnya. Jangan nyalahin Jokowi terus. Kan begitu kata Hasto,” ungkap R Haidar Alwi.

Selain itu, sambungnya, Hasto juga menyebut tidak ada politisasi terkait kasus Johny G Plate. Mengutip pernyataan Jokowi, Hasto menegaskan penegakan hukum berbasis pada keadilan. Kebenaran di dalam hukum berdasarkan fakta-fakta hukum.

BACA JUGA: 

Jawaban Tegas PDIP Soal Pengganti Hasto

Sekjen Hasto Ditahan, Megawati dan PDIP Melawan

 

“Ketika kasus menimpa dirinya, Hasto malah bilang dikriminalisasi. Padahal Hasto pula lah yang menyebut kasus korupsi tidak bisa ditafsirkan berbeda apalagi diasumsikan adanya intervensi politik. Korupsi ya korupsi. Itu dia sendiri yang bilang lho,” ucap R Haidar Alwi.

Hasto bisa menjadi sangat bijak ketika menanggapi kasus orang lain. Akan tetapi melempar kesalahan jika itu menimpa dirinya.

“Dia yang berkasus, kok Jokowi yang diminta diperiksa? Kalau ada bukti, bawa. Kasih ke KPK. Kan katanya punya bukti skandal pejabat. Mana? Ngapain disimpan di Rusia? Masyarakat tolong kasih alamat KPK, Polri dan Kejaksaan Agung ke Hasto. Takutnya dia lupa seperti lupa omongannya sendiri,” tutup R Haidar Alwi.

 

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026