BPOM Tegaskan Basreng Asal RI yang Ditarik Taiwan Belum Terdaftar

BPOM Basreng Ditarik Taiwan
Basreng Bumbu (pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Produk bakso goreng (basreng) asal Indonesia yang ditarik oleh Food and Drugs Administration (FDA) Taiwan, tidak terdaftar di BPOM. Basreng itu juga dikemas tanpa menggunakan label resmi. demikian ditegaskan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar.

Taruna menyebut produk tersebut mengandung pengawet asam benzoat, yang mana penggunaannya tak diizinkan di Taiwan.

“Produk basreng yang ditarik merupakan produk yang tidak didaftarkan di BPOM. Produk ditarik karena mengandung bahan tambahan pangan (BTP) pengawet asam benzoat, yang tidak diizinkan penggunaannya sesuai regulasi di Taiwan,” ucap Taruna dalam keterangan resminya.

Berdasarkan penelusuran BPOM, produk basreng itu berasal dari industri rumah tangga pangan (IRTP) yang belum terdaftar di dinas kesehatan setempat.

Baca Juga:

Daftar 15 Obat Herbal Berbahaya yang Dirilis BPOM, Instan Tapi Mematikan!

Ini Daftar 23 Kosmetik Berbahaya, BPOM: Mengandung Merkuri hingga Pewarna Karsinogenik

Produk tersebut pun dikemas dalam bentuk ruahan (bulk) tanpa label dan tidak mencantumkan nomor Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan IRT (SPP-IRT).

BPOM masih menelusuri bahan baku produk basreng yang bermasalah, termasuk penggunaan BTP asam benzoat dan garamnya dalam produk tersebut,” terang Taruna.

Lebih lanjut, Taruna menjelaskan bahwa, berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan, penggunaan BTP asam benzoat dan garamnya untuk kategori pangan makanan ringan, seperti basreng belum diatur, sehingga kadar maksimumnya belum ditetapkan.

Namun, lanjutnya, penggunaan benzoat dalam bentuk garam natrium benzoat diperbolehkan pada produk bakso ikan dengan batas maksimal 500 mg/Kg (500 ppm), dihitung sebagai asam benzoat.

“Temuan kandungan benzoat pada produk basreng dimungkinkan apabila bahan baku basreng berasal dari bakso ikan, yang pada proses produksinya menggunakan pengawet benzoat,” pungkas Taruna.

(usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun