Satpol PP dan BPOM Sisir Penjual Tramadol Ilegal di Tanah Abang, Dua Pelaku Diamankan

Obat keras
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Satpol PP berkoordinasi dengan tim terpadu BPOM dalam mengatasi penjualan obat keras tramadol secara bebas di Tanah Abang, Jakarta pusat.

Terkait hal ini, beberapa pelaku penjual tramadol diamankan polisi.

“Sampai saat ini ada beberapa (pelaku) yang diserahkan ke Dinas Sosial seperti di Jakarta Barat,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan, di Jakarta, Minggu.

Beberapa lokasi telah dijadikan tempat kerja sama dan koordinasi bersama tim terpadu dari BPOM, Dinas Kesehatan, serta TNI dan Polri.

“Kita menyisir ke tempat penjualan obat,” katanya.

Satriadi mengungkapkan terdapat beberapa pelaku yang melakukan penjualan secara eceran, salah satunya di kawasan KS Tubun. Dari lokasi tersebut, dua pelaku telah berhasil diamankan.

Ia juga menyebutkan BPOM tengah melakukan pendataan untuk mengidentifikasi obat-obatan yang tergolong terlarang.

Meski begitu, hingga kini belum ditemukan barang bukti yang diamankan. Meski demikian, kegiatan patroli akan terus ditingkatkan.

“Karena berkembang sampai besok-besok juga kondisional. Untuk menghindari bocor informasi agar tidak disembunyikan barang buktinya,” kata Satriadi.

Obat keras tramadol dijual secara terang-terangan di depan Museum Tekstil atau trotoar Jalan KS Tubun arah Pasar Tanah Abang Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Polisi Gerebek Jaringan Obat Keras di Bandung, 1,9 Juta Butir Diamankan

Polres Cimahi Sapu Bersih Berandalan Motor dan Obat Keras

Obat pereda nyeri tersebut diperjualbelikan kepada para pengguna jalan yang melintasi Jalan KS Tubun. Tidak hanya orang dewasa, obat ini juga banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah berkomitmen untuk segera mengambil tindakan tegas guna menghentikan peredarannya secara bebas.

“Untuk yang seperti itu harus kita perangi bersama. Itu tidak boleh terjadi,” kata Pramono.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City