Kasus Dokter Andreas vs Dokter Detektif: Penetapan Tersangka Segera Diumumkan?

Dokter Detektif
Dokter Detektif (Instagram/@dokterdetektifreal)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus hukum yang melibatkan Dokter Andreas Henfri Situngkir dan Dokter Detektif (Doktif) memasuki babak baru. Laporan pencemaran nama baik yang menyerang kehormatan Dokter Andreas telah ditangani Polda Sumatera Utara sejak (8/10/2024), dan kini publik menunggu keputusan resmi terkait status hukum Doktif, yang bernama asli Samira.

Menurut kuasa hukum Dokter Andreas, Julianus P. Sembiring, pihaknya saat ini menantikan keputusan penyidik Polrestabes Medan terkait kemungkinan penetapan tersangka terhadap Dokter Detektif.

“Pemeriksaan terhadap inisial dokter S telah dilakukan, dan kini tinggal menunggu perkembangan selanjutnya apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak,” kata Julianus di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (15/3/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya optimistis Dokter Detektif akan segera berstatus tersangka.

“Kami yakin dengan bukti yang telah diserahkan, yang jumlahnya lebih dari dua alat bukti seperti yang disyaratkan oleh hukum, maka inisial dokter S dalam waktu dekat akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Bukti yang Diserahkan Lebih dari Dua

Dalam proses hukum, dua alat bukti yang cukup sudah bisa menjadikan seseorang tersangka. Namun, Julianus mengklaim bahwa pihaknya telah memberikan lebih dari dua bukti kepada penyidik.

“Lebih dari dua alat bukti sudah kami serahkan. Detailnya akan kami ungkap dalam persidangan nanti,” jelasnya.

Kasus ini bermula dari kritik Dokter Detektif terhadap bisnis jasa titip (jastip) skincare yang dilakukan oleh Dokter Andreas di Bangkok. Dalam salah satu unggahannya, Doktif mempertanyakan apakah produk yang dibawa dari luar negeri telah mengantongi izin edar dari BPOM RI.

Sebagai seorang dokter, Doktif menilai bahwa Dokter Andreas seharusnya memahami regulasi terkait peredaran produk kosmetik.

“Masyarakat biasa saja tidak boleh menjual produk tanpa izin BPOM, apalagi seorang dokter. Jangan menggunakan gelar dokter untuk meyakinkan bahwa produk ini sudah berbadan POM tanpa bukti yang sah,” ujar Doktif dalam unggahannya.

BACA JUGA: 

Reza Gladys vs Doktif: Konflik Makin Panas ‘Jangan Suka Fitnah

Datangi DPR, Doktif Soroti Bisnis Skincare 

Respons Kuasa Hukum Dokter Andreas

Pihak Dokter Andreas tidak tinggal diam terhadap pernyataan Doktif di media sosial. Mereka menilai bahwa pernyataan tersebut telah mencoreng nama baik kliennya dengan menggiring opini publik secara negatif.

“Kalau memang ada unsur pelanggaran hukum terkait BPOM, silakan laporkan secara resmi. Jangan hanya bicara di media sosial dan membangun opini yang menyudutkan klien kami,” tegas Julianus.

Julianus juga menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapi langkah hukum yang mungkin diambil oleh Dokter Detektif. “Silakan laporkan klien kami jika memang ada pelanggaran hukum yang dilakukan. Kami siap menghadapi secara hukum,” tambahnya.

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City