Berujung Dikasuskan soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo: Konyol!

ijazah palsu jokowi roy suryo
(Youtube/Abraham Samad Speak UP)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pakar Telematika, Roy Suryo menanggapi gugatan untuk dirinya bersama tiga orang lainnya dari Pemuda Patriot Nusantara, terkait gembar-gembor ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi). Pelapor itu, melaporkan Roy Suryo ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan sangkaan  Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Roy menyoroti Pasal 160 KUHP yang disangkakan kepada dirinya beserta dengan tiga orang lain itu.

“Lucu saja kalau kami-kami mau dijerat dengan Pasal 160 KUHP yang disebut-sebut ‘menghasut’ itu, maka sebenarnya pelapor-pelapor, utamanya yang dari Peradi Bersatu, ini seharusnya malu karena laporan mereka di Bareskrim sudah ditolak. Hanya yang dari Relawan Nusantara yang sementara diterima di Polres Jakarta Pusat meski belum tentu jelas prosesnya mendatang,” ujar Roy Suryo dalam keterangannya, dikutip Minggu (27/04/2025).

Ia menilai, pelaporan yang dibuat oleh Pemuda Patriot Nusantara adalah hal konyol. Namun, ia tak gentar untuk membuktikan.

“Intinya soal pelaporan yang konyol itu kita senyumin saja. Tunggu sampai benar-benar berproses dengan jujur, saling membuktikan secara ilmiah dan mengedepankan equality before the law. Tidak boleh ada yang memaksakan kehendak dan menggunakan tangan-tangan kotor alias nabok nyilih tangan untuk menekan pihak lawan karena masih berkuasa alias pengecut,” jelas Roy Suryo.

BACA JUGA:

Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka, Kasus Pemalsuan!

Persoalkan Ijazah Jokowi, Pengamat Sebut ada Pihak yang ingin Bangunkan Kebencian

Diketahui sebelumnya, sejumlah relawan bernama Pemuda Patriot Nusantara mendahulukan laporan tim kuasa hukum Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait tudingan ijazah palsu.

Laporan itu telah dilayangkan oleh kelompok tersebut, serta teregister dengan nomor LP/B/978/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Adapun dalam laporan itu, melaporkan mantan Menpora Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah dan dokter Tifauzia Tyassuma atau biasa dipanggil dokter Tifa.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026