Bejat! Kasus Pencabulan di Ciamis dan Garut Pelaku adalah Orang Terdekat

Kasus pencabulan
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Laporan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Terbaru dua kasus pencabulan terjadi di Ciamis dan Garut, Jawa Barat.

Di Ciamis, pelaku merupakan ayah kandung korban, sedangkan di Garut, korban diduga menjadi sasaran kekasihnya dan pria dewasa yang memergoki keduanya.

Di Kabupaten Ciamis, pelaku bernama Soleh (42) yang menyetubuhi dan mencabui anak kandungnya sendiri telah ditangkap oleh polisi. Soleh telah melancarkan aksinya sejak 2023, saat korban masih berusia 10 tahun. Kasus ini terungkap, ketika korban menceritakan pengalaman pahitnya kepada tetangga, yang kemudian memberi tahu ibu korban. Sang ibu lantas melaporkan peristiwa itu ke polisi.

“Tersangka membujuk atau merayu anak korban terlebih dahulu, kemudian melakukan perbuatan cabul dan menyetubuhi anak korban,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, di Mapolres Ciamis, Senin (26/5/2025).

Menurut Akmal, perbuatan tersangka terjadi berulang dalam rentang waktu dua tahun. Pelaku yang telah bercerai sejak 2012 tinggal serumah dengan korban sejak 2018. Pada tahun 2023, ketika korban tidur di ruang tengah, tersangka melakukan perbuatan cabul untuk pertama kali.

“Anak korban sering mengalami perbuatan cabul kurang lebih 15 kali dan 6 kali menyetubuhi anak korban dalam waktu yang berbeda dari berumur 10 tahun sampai 12 tahun,” ujar Akmal.

Ia menambahkan, tindakan bejat pelaku dipicu hasrat seksual ketika melihat korban yang sedang tertidur dengan posisi aurat terbuka. Hal itu memicu hasrat tersangka untuk berbuat cabul, terlebih status tersangka merupakan duda.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 81 ayat (2) dan (3), serta Pasal 82 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda maksimal Rp 5 miliar.

Sementara itu, di Kabupaten Garut, seorang remaja putri diduga menjadi korban pencabulan oleh pacarnya dan seorang pria dewasa berinisial A (32) yang memergoki mereka saat berduaan.

Peristiwa itu terjadi pertengahan Mei 2025 di kawasan Caringin, Kabupaten Garut. Kasus mencuat setelah warga melaporkan dugaan penculikan siswi SMP oleh pria bermobil. Warga yang curiga langsung mengepung kendaraan dan mengamankan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menyebut bahwa pelaku A telah diamankan pihak kepolisian. Berdasarkan pemeriksaan awal, kejadian bermula saat korban dan pacarnya tengah berpacaran di kebun.

“Kejadian bermula saat korban dengan kekasihnya sedang pacaran di kebun. Diduga pacar korban melakukan pencabulan terhadap korban dan kejadian itu dilihat oleh tersangka A,” ucap Joko kepada wartawan, Senin (26/5/2025).

A kemudian mendekati pasangan remaja tersebut dan merekam peristiwa itu. Ia juga meminta pacar korban menyerahkan ponselnya. Saat sang pacar hendak mencari kunci motor, A malah diduga melakukan tindakan cabul kepada korban.

“A diduga melakukan aksi pencabulan terhadap korban di tempat tersebut,” katanya.

Baca Juga:

Korban Pelecehan Seksual oleh Pemilik Pengobatan Alternatif di Bekasi Bertambah 6 Orang

Disdik Depok Pecat Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

Pada keesokan harinya, A kembali menghubungi korban dan memintanya untuk mengambil ponsel milik pacarnya. Saat korban tiba di lokasi yang telah disepakati, A mengajaknya masuk ke dalam mobil.

Peristiwa tersebut menarik perhatian warga sekitar yang curiga A merupakan penculik, sehingga mereka segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Joko menyampaikan tersangka A telah ditahan, sementara Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang merupakan pacar korban, saat ini dititipkan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS).

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian