Bareskrim Beri Asistensi Kasus Kematian Wanita Terapis di Pejaten Jaksel

Kasus kematian di Pejaten
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri turun tangan memberikan asistensi terkait kasus kematian seorang anak di bawah umur di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Korban berinisial RTA, remaja berusia 14 tahun, diketahui bekerja sebagai terapis di Delta Spa.

“Betul kami lakukan asistensi,” ucap Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah, mengutip Tirto, Senin (13/10/2025).

Penyelidikan terkait kematian RTA masih terus dilakukan oleh tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Saat ini, penyidik tengah menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicholas Ary Lilipaly, menjelaskan pihaknya juga menelusuri proses perekrutan korban yang masih di bawah umur sebagai terapis di Delta Spa. Ia menegaskan, penyidikan kasus ini mengacu pada dugaan pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan anak.

“Jadi kami masih tetap melakukan penyelidikan. Kita menggunakan Pasal eksploitasi anak, TPPO, Pasal 2 UU TPPO dan juga UU perlindungan anak,” ujar Nicholas kepada wartawan.

Nicholas mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 15 saksi dari lingkungan Delta Spa terkait kasus kematian RTA. Para saksi tersebut meliputi pihak manajemen, rekan kerja korban sesama terapis, serta petugas keamanan di tempat korban bekerja.

“Dari pihak manajemen dan karyawan sudah ada 15 orang yang kami mintai keterangan. Kami juga akan memanggil sejumlah pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan korban,” ujar Nicholas.

Baca Juga:

Kasus Wanita Terapis Tewas di Pejaten, Polisi Dalami Rekrutmen dan Dugaan Eksploitasi Anak

Wanita Terapis yang Ditemukan Tewas di Pejaten Jaksel Dipastikan Tidak Sedang Hamil

Ia menambahkan, informasi mengenai dugaan korban berusaha melarikan diri dari tempat kerja baru diperoleh dari keterangan keluarga. Karena itu, penyidik masih menelusuri lebih dalam sistem perekrutan untuk memastikan apakah benar korban meninggal saat berupaya kabur dari pekerjaannya.

(Virdiya/)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City