Asia Waspada Virus Nipah, 3 Negara Ini Siaga Penyebaran Lewat Bandara

virus nipah
Ilustrasii. (X/examinor)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Virus Nipah, salah satu penyakit zoonosis paling mematikan di dunia dilaporkan menyebar cepat di wilayah Benggala Barat, India timur. Otoritas kesehatan mengonfirmasi sedikitnya lima kasus positif, dengan sekitar 100 orang telah dikarantina.

Laporan tersebut memicu respons cepat dari sejumlah negara Asia. Beberapa bandara internasional mulai meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang, khususnya mereka yang datang dari wilayah terdampak di India.

Thailand Perketat Pemeriksaan di Tiga Bandara Internasional

Thailand menjadi salah satu negara yang bergerak cepat. Mengutip laporan Economic Times, Rabu (28/1/2026), Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand meningkatkan pemeriksaan kesehatan bagi penumpang yang tiba dari Benggala Barat.

Langkah tersebut mengadaptasi kerangka kerja pengendalian penyakit yang sebelumnya diterapkan saat pandemi Covid-19.

Tujuannya adalah mendeteksi dini potensi infeksi, melakukan isolasi cepat bila diperlukan, serta menekan risiko penularan lintas negara.

Pemeriksaan difokuskan di tiga bandara internasional utama, yakni Bandara Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket.

Setiap penumpang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan gejala yang mengarah pada infeksi virus Nipah.

Otoritas bandara juga membagikan kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Beware Cards yang memuat panduan tindakan apabila penumpang mengalami gejala setelah tiba di Thailand.

Prosedur Ketat bagi Penumpang Internasional

Pemerintah Thailand merinci sejumlah langkah pencegahan yang diterapkan, antara lain:

  • Pemeriksaan suhu tubuh dan pengisian formulir deklarasi kesehatan saat kedatangan.
  • Pemeriksaan kesehatan awal oleh maskapai sebelum penumpang naik pesawat.
  • Rujukan evaluasi lanjutan atau isolasi bagi penumpang yang menunjukkan demam atau gejala mencurigakan.
  • Distribusi kartu peringatan kesehatan kepada seluruh penumpang internasional.

Selain itu, pembersihan dan kesiapan pengendalian penyakit juga ditingkatkan, khususnya di Bandara Internasional Phuket yang menjadi pintu masuk utama wisatawan.

Departemen Pengendalian Penyakit Thailand menyebut, pemeriksaan terhadap penumpang dari Benggala Barat telah dilakukan sejak Minggu (25/1/2026), dengan tingkat kepatuhan penumpang yang dinilai tinggi.

Nepal Tingkatkan Pengawasan di Bandara dan Perbatasan

Nepal juga mengambil langkah serupa. Pemerintah setempat meningkatkan kewaspadaan di Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, serta di sejumlah pos perbatasan darat utama yang berbatasan langsung dengan India.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Nepal, Dr. Prakash Budhathoki, menyampaikan bahwa pos kesehatan khusus telah disiagakan untuk memeriksa pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala infeksi virus Nipah.

Pengawasan difokuskan di Provinsi Koshi dan wilayah perbatasan lainnya. Rumah sakit serta fasilitas kesehatan perbatasan diinstruksikan melaporkan dan menangani setiap kasus yang dicurigai.

Taiwan Bersiap Naikkan Status Kewaspadaan

Di Asia Timur, Taiwan bersiap mengklasifikasikan infeksi virus Nipah sebagai penyakit wajib lapor Kategori 5, yakni tingkat kewaspadaan tertinggi dalam sistem kesehatan nasionalnya.

Jika disahkan setelah masa konsultasi publik selama 60 hari, kebijakan ini akan mewajibkan pelaporan cepat, pengawasan ketat, serta penerapan protokol khusus bila ditemukan kasus positif.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Taiwan juga mempertahankan peringatan perjalanan Level 2 atau “kuning” untuk wilayah Kerala, India, yang sebelumnya melaporkan kasus virus Nipah.

Baca Juga:

BNN Ingatkan Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: Legal Tapi Mematikan

Bahaya BPA pada Galon Air Minum Isi Ulang Dipakai Tahunan, Diabetes Hingga Kemandulan

 

Mengenal Virus Nipah dan Tingkat Bahayanya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus Nipah sebagai patogen prioritas karena potensi wabahnya.

Virus ini tergolong henipavirus dan dapat menular melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar buah, makanan terkontaminasi, atau cairan tubuh manusia yang terinfeksi.

Gejala awal umumnya berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, dan sakit tenggorokan. Pada kasus berat, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan, ensefalitis, koma, hingga kematian.

Hingga kini, belum tersedia vaksin maupun terapi antivirus spesifik untuk virus Nipah, sehingga pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama pengendalian.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar