Apakah BSU 2026 Cair Januari? Besarnya Masihkah Rp600 Ribu

bsu 2026
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali menjadi sorotan publik memasuki awal tahun 2026. Banyak pekerja dan buruh mempertanyakan kemungkinan pencairan BSU senilai Rp600.000 pada Januari 2026.

Pertanyaan tersebut wajar muncul mengingat BSU sebelumnya menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga daya beli pekerja berpenghasilan rendah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi tekanan global dan domestik.

Sekilas Tentang Program BSU

Bantuan Subsidi Upah (BSU) merupakan program pemerintah yang dilaksanakan melalui kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini ditujukan bagi pekerja sektor formal dengan penghasilan di bawah batas tertentu.

Pada pelaksanaan terakhir tahun 2025, setiap penerima BSU mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 dalam satu periode pencairan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara nontunai melalui:

  • Bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)
  • Bank Syariah Indonesia (BSI)
  • PT Pos Indonesia

BSU dirancang untuk membantu pekerja memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan produktivitas tenaga kerja nasional.

Syarat Penerima BSU Berdasarkan Ketentuan Terakhir

Sebagai gambaran, ketentuan penerima BSU pada pelaksanaan terakhir tahun 2025 mencakup beberapa persyaratan utama, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Menerima upah di bawah Rp3,5 juta atau sesuai UMR/UMK daerah masing-masing
  • Tidak sedang menerima bantuan sosial lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Prakerja pada periode yang sama

BSU juga hanya diperuntukkan bagi pekerja sektor formal. Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri tidak termasuk dalam kategori penerima bantuan ini.

Apakah BSU Akan Cair Januari 2026?

Hingga memasuki pekan pertama Januari 2026, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pencairan BSU lanjutan. Baik Kemnaker maupun BPJS Ketenagakerjaan belum menerbitkan pernyataan terbaru terkait pelaksanaan BSU tahun 2026.

Informasi terakhir mengenai program BSU disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada Oktober 2025. Saat itu, Menaker menegaskan bahwa program BSU tidak dilanjutkan karena seluruh bantuan telah disalurkan kepada penerima yang telah ditetapkan.

Ia juga menepis isu yang beredar di media sosial terkait adanya BSU tahap II maupun pengecekan pencairan lanjutan.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada arahan maupun kebijakan baru dari pemerintah terkait penyaluran BSU tahap berikutnya.

Dengan demikian, klaim mengenai pencairan BSU Januari 2026 belum dapat dipastikan kebenarannya dan masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Baca Juga:

Asyik! Purbaya Bebaskan Pajak bagi Pekerja Penghasilan di Bawah Rp10 Juta

Cara Daftar Sertifikat Halal Gratis SEHATI 2026, Lengkap dengan Syarat dan Tahapannya

Cara Cek Status BSU Ketenagakerjaan Terakhir

Meskipun belum ada pencairan lanjutan, pekerja tetap dapat melakukan pengecekan status kepesertaan dan riwayat BSU melalui kanal resmi pemerintah.

1. Cek BSU melalui Website Kemnaker

Pekerja dapat mengecek status BSU melalui situs resmi Kemnaker dengan langkah berikut:

  • Mengakses laman bsu.kemnaker.go.id
  • Mengisi data diri seperti NIK, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor ponsel aktif, dan email
  • Memasukkan kode keamanan
  • Klik tombol cek status

Jika terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan notifikasi status penyaluran bantuan.

2. Cek BSU melalui Aplikasi JMO

Alternatif lain adalah melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dengan tahapan:

  • Mengunduh aplikasi JMO melalui toko aplikasi resmi
  • Login atau membuat akun baru
  • Memilih menu BSU
  • Sistem akan menampilkan status kepesertaan dan riwayat bantuan

Jika tidak memenuhi kriteria, akan muncul keterangan bahwa pekerja tidak terdaftar sebagai penerima.

Berdasarkan informasi resmi hingga awal Januari 2026, pencairan BSU belum dipastikan dan masih menunggu evaluasi serta kebijakan lanjutan dari pemerintah. Tidak ada jadwal resmi maupun keputusan final terkait penyaluran BSU tahun 2026.

Pekerja diimbau untuk tetap mengandalkan sumber informasi resmi dan berhati-hati terhadap kabar yang beredar di luar kanal pemerintah.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah