Ariza: Koperasi Desa Merah Putih Bukan untuk Matikan Usaha Warga

Koperasi Desa
Koperasi Desa (Instagram/@bangarizaa)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih tengah menjadi fokus besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun di balik ambisi ini, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, memberi pesan yang sangat penting dan patut jadi sorotan.

Pria yang akrab disapa Ariza itu menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bukan untuk mengganggu, apalagi mematikan usaha-usaha yang sudah lebih dulu hidup di desa.

“Jangan pernah mematikan (usaha) yang ada. Mengurangi (usaha) yang ada saja jangan, apalagi mematikan. Jadi, sekarang bentuk dulu. Cari tanah, pakai tanah negara, tanah pemerintah kita sama-sama meningkatkan ekonomi di desa,” kata Ariza, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kantor Kemendes PDT, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Ariza juga menjelaskan bahwa potensi tumpang tindih antara Kopdes Merah Putih dengan usaha-usaha desa seperti BUMDes sudah masuk radar pemerintah.

“Skema untuk menghindari tumpang tindih sudah dipikirkan secara matang,” tegasnya.

Baca Juga:

Pemkab Indramayu: Dana Desa dan ADD Harus Dukung Koperasi Desa

Desa Sukorambi Bentuk Koperasi Merah Putih

Koprasi Desa

Ariza optimistis, Koperasi Desa Merah Putih justru akan jadi lokomotif ekonomi baru bagi desa-desa di Indonesia, sejalan dengan target pemerintahan Presiden Prabowo untuk memajukan desa secara signifikan.

Targetnya tidak main-main. Sebanyak 80.000 koperasi desa/kelurahan Merah Putih ditargetkan terbentuk secara nasional dan akan diluncurkan secara serentak pada (12/7/2025). Pembentukan ini diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Ariza menambahkan, pembentukan koperasi ini bisa dilakukan lewat dua jalur. “Pendirian koperasi baru, atau pengembangan dan revitalisasi dari koperasi yang sudah ada,” jelasnya.

Tak sekadar diluncurkan, pemerintah juga melakukan pemantauan langsung ke berbagai desa di seluruh Indonesia. Fokusnya bukan cuma soal jumlah, tapi juga kualitas. Pemerintah ingin memastikan struktur pengurusnya lengkap, jenis usaha koperasi jelas, dan tentu saja lokasinya strategis.

“Pemilihan lokasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih harus strategis agar bisa dijangkau warga secara maksimal,” tambah Ariza.

Sebagai mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ariza punya pengalaman panjang dalam birokrasi. Gaya komunikasinya yang lugas namun tetap bersahabat menunjukkan komitmen serius terhadap proyek ini.

Baginya, koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan simbol kolaborasi warga dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Bagi generasi muda yang ingin membangun desa dan tidak hanya bergantung pada kota, inilah saatnya ikut terlibat.

Apakah sebagai pelaku koperasi, mitra usaha, atau bahkan penggerak komunitas Koperasi Merah Putih membuka peluang besar di depan mata.

(Hafidah Rismayanti)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...