Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Pencurian lempar bola
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie menghadiri kegiatan podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut Dimas, serangan dilakukan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan cairan keras ke tubuh korban hingga menyebabkan luka serius di beberapa bagian tubuh.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Korban Alami Luka Bakar 24 Persen

Akibat insiden tersebut, Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka bakar cukup serius.

“Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen,” ujar Dimas.

Kronologi Penyerangan

Berdasarkan kronologi yang disampaikan KontraS, penyerangan terjadi saat Andrie mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat.

Saat melintas di kawasan tersebut, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor menghampiri dari arah berlawanan di sekitar Jalan Talang atau Jembatan Talang. Kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor matic jenis Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021.

“Pelaku merupakan dua orang laki-laki yang menggunakan satu motor. Satu sebagai pengemudi dan satu lagi sebagai penumpang,” kata Dimas.

Baca Juga:

Jabar Jadi Sasaran Utama Razia Pesantren Ilegal: Kerap Eksploitasi Kemiskinan Atas Nama Agama

Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihak kepolisian menyatakan tengah menyelidiki kasus penyiraman air keras tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa lokasi kejadian.

“Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat, mendalami saksi dan TKP,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Robby Hefados membenarkan adanya insiden tersebut. Meski demikian, laporan resmi dari korban belum diterima.

“Benar ada kejadian demikian. Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation,” kata Robby.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian