Antusiasme Kerubuni Job Fair di Bekasi, HRD Bongkar Sisi Gelap!

Job Fair Bekasi
(Tangkap layar/Tiktok)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID —  Job Fair Bekasi menuai bayak sorotan  pihak, lantaran terjadi beberapa insiden.

Sebuah fakta mencegangkan, diungkap oleh salah seorang HRD perusahaan. Pada salah satu unggahan Tiktok, disebutkan, bahwa kehadiran perusahaan hanya sebagai ‘peramai’ saja.

“Job fair itu syarat aja itu. Job fair itu omong kosong,” ungkapnya dalam video yang diunggah akun TikTok @taman_taman_surga, dikutip Sabtu (31/05/2025).

Menurutnya, pada zaman ini, sarana mencari kerja seperti Job Fair Bekasi, Sudan tidak berkaitan. Ia menilai, seharusnya, seluruhnya sudan beralih pada sistem online.

“Lagian aku heran kok masih ada job fair zaman sekarang. Sempat, cari kerja masih offline itu apa?,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ribuan pencari kerja memadati Job Fair Expo “Bekasi Pasti Kerja” yang digelar di President University Convention Center, Kawasan Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/5/2025).

Acara yang semula diharapkan menjadi titik terang bagi para pencari kerja, justru berubah jadi lautan manusia yang penuh sesak dan berujung pada insiden tak terduga banyak peserta pingsan karena berdesakan dan kelelahan.

Berdasarkan keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, ajang pencari kerja ini ditargetkan menampung hingga 25 ribu orang.

Namun kenyataan di lapangan jauh dari ekspektasi puluhan ribu orang menyerbu lokasi sejak subuh, melebihi kapasitas venue. Akibatnya, antrean panjang tak terhindarkan, suasana pun menjadi panas dan penuh tekanan.

Beberapa peserta terlihat ditidurkan di lantai, diberi oksigen, dan dievakuasi oleh tim medis setelah pingsan karena kelelahan dan kekurangan udara segar. Tim panitia pun terus berjibaku mengurai antrean, membuka jalur tambahan, hingga menenangkan massa yang mulai kehilangan kesabaran.

Salah satu pencari kerja, Farhan dari Cibitung, menceritakan perjuangannya sejak pagi buta.

“Saya ke sini dari jam setengah 7 pagi, tapi kata orang, jam 5 subuh aja sudah banyak yang antre,” ujarnya mengutip dari lambeturah pada Kamis (29/5/2025).

Farhan, yang telah menganggur selama tujuh tahun, mengaku frustrasi dengan situasi saat ini. Ia berharap lebih dari sekadar janji pemerintah dan pameran kerja yang berakhir mengecewakan.

“7 tahun saya nganggur. Nyari kerja susah, kebanyakan harus nyogok, duit enggak ada. Uang sudah keluar, kerja enggak dapat, cuma janji-janji doang,” lanjutnya.

“Tolong dong pemerintah, jangan cuma janji. Kami butuh lapangan kerja, bukan sekadar expo yang bikin tambah stres,” pungkas Farhan, menggambarkan keresahan ribuan peserta lainnya.

Fenomena ini menyedot perhatian publik di media sosial. Banyak warganet menyuarakan dukungan bagi para pencari kerja dan mendesak pemerintah daerah untuk mengevaluasi ulang mekanisme job fair agar lebih manusiawi, efektif, dan berpihak pada rakyat kecil.

Sementara itu, panitia penyelenggara menyatakan bahwa mereka tidak menyangka antusiasme peserta akan sebesar ini.

Mereka juga mengaku sedang melakukan pembenahan dan koordinasi lanjutan agar kejadian serupa tak terulang.

Job Fair Expo ini sejatinya dimaksudkan untuk menjadi jembatan antara perusahaan dan tenaga kerja lokal. Namun tanpa perencanaan matang dan mitigasi massa yang baik, acara seperti ini justru berpotensi menjadi bumerang bagi citra pemerintah.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar