8 Risiko Puasa Tidak Sahur, Mudah Terserang Penyakit?

puasa tidak sahur
Ilustrasi (iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Puasa adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia setiap Ramadan. Saat menjalani puasa, aktivitas makan dan minum menjadi terbatasi, hanya sahur sebagai waktu konsumsi sebelum puasa dan magrib sebagai waktu berbuka.

Dengan demikian, sebelum puasa penting untuk mengkonsumsi makanan sebelum waktu imsak. Namun, terkadang, beberapa orang memilih untuk tidak sahur.

Risiko Puasa Tidak Sahur

BACA JUGA: Puasa Tidak Makan Sahur, Apa Sih Hukumnya? Buya Yahya Menjawab

Lantas, apakah yang akan terjadi jika seseorang tidak bersantap sahur sebelum puasa? Melansir Siloam Hospital, berikut delapan dampak buruknya:

1. Dehidrasi

Dehidrasi menjadi ancaman utama bagi mereka yang memilih untuk berpuasa tanpa sahur. Ketika tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup, berbagai masalah kesehatan dapat muncul. Gejala dehidrasi termasuk rasa lemas, kurang fokus, dan penurunan tekanan darah. Untuk mencegahnya, penting untuk minum minimal 2 gelas air putih saat sahur, serta mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air seperti sup ayam, sayur, dan buah segar.

2. Energi Tubuh Tidak Tercukupi

Sahur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengisi energi yang akan digunakan selama berpuasa. Tanpa sahur, tubuh akan kekurangan energi yang dapat menyebabkan kelemahan dan kelelahan. Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti kentang, nasi merah, oatmeal, dan ubi jalar dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh secara optimal. Selain itu, makanan tinggi serat seperti buah dan sayur juga disarankan karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

3.  Berat Badan Turun Drastis

Puasa tidak sahur dapat memicu penurunan berat badan yang drastis. Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan kalori yang cukup, lemak dan protein akan dipecah untuk dijadikan sebagai sumber energi. Penurunan berat badan yang terlalu cepat dan signifikan dapat mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Daya Tahan Tubuh Menurun

Kekurangan nutrisi akibat tidak sahur dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh. Ini membuat tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit seperti nyeri tenggorokan, diare, flu, dan sembelit. Sahur juga dapat mencegah terjadinya sindrom metabolik yang berhubungan dengan gangguan gula darah, obesitas, tekanan darah, dan kolesterol.

5. Memicu Hipoglikemia

Salah satu risiko tidak sahur saat puasa adalah penurunan kadar gula darah yang drastis. Hipoglikemia, kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah batas normal, dapat terjadi jika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup. Gejala hipoglikemia termasuk pusing, lemas, gemetar, keringat dingin, kejang, dan penurunan kesadaran.

6. Meningkatkan Risiko Asam Lambung Naik

Tidak sahur dapat meningkatkan risiko asam lambung naik selama berpuasa. Mengonsumsi makanan sehat saat sahur membantu memperlambat proses pengosongan lambung dan mengurangi kemungkinan terjadinya refluks asam lambung. Disarankan untuk mengunyah makanan secara perlahan dan menghindari tidur setelah makan untuk mencegah masalah ini.

7. Menurunkan Massa Otot

Protein adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga massa otot. Tanpa sahur, kekurangan protein dapat menyebabkan penurunan massa otot yang signifikan. Konsumsi makanan yang kaya protein seperti telur, daging, ikan, dan produk susu saat sahur dapat membantu menjaga kesehatan otot selama berpuasa.

8. Terganggunya Keseimbangan Tubuh

Tidak sahur dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan menyebabkan gejala seperti pusing dan vertigo. Kebutuhan energi yang tidak tercukupi selama berpuasa dapat membuat tubuh menjadi lemah dan tidak stabil. Penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi saat sahur.

Oleh sebabnya, sahur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan selama berpuasa. Memilih untuk tidak sahur dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti dehidrasi, penurunan energi, penurunan berat badan drastis, dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026