5 Seni Pertunjukan Khas Garut yang Memukau, Potensial Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

seni Pertunjukan Lais asal garut - Dok Kemenparekraf
Pertunjukan Lais asal Garut (Dok Kemenparekraf)
-

Tidak ada video disisipkan.

GARUT, TEROPONGMEDIA.ID — Selain terkenal dengan destinasi wisatanya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga menyimpan kekayaan seni pertunjukan tradisional yang unik dan penuh daya tarik.

Jika dikembangkan dengan serius, seni pertunjukan khas Garut ini bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus pemikat wisatawan.

Berikut beberapa seni pertunjukan Garut yang menarik untuk disaksikan:

Raja Dogar: Adu “Domba” Penuh Energi

Pernah melihat pertunjukan barongsai? Raja Dogar mirip, tapi dengan karakter domba Garut yang ikonik.

Dua pemain beradu gerakan lincah dengan kostum domba, diiringi dentuman kendang pencak, reog, dan angklung. Tak hanya lokal, kesenian ini bahkan sudah go nasional hingga internasional!

Surak Ibra: Sindiran untuk Penjajah yang Kini Jadi Hiburan

Berawal dari sindiran halus terhadap pemerintah kolonial Belanda, Surak Ibra atau Boboyongan kini menjadi pertunjukan spektakuler. Bayangkan, satu orang dilempar ke udara dan ditangkap kembali oleh puluhan pemain, sambil diiringi sorak-sorai dan musik tradisional. Awalnya politis, kini jadi tontonan yang memukau!

Lais: Akrobat Udara di Atas Tali Tambang

Bagi pencinta aksi ekstrem, Lais adalah pertunjukan wajib tonton. Para pemainnya beraksi di atas tali setinggi 12-13 meter, bergelantungan dengan gerakan memacu adrenalin.

Semua itu diiringi tabuhan angklung dogdog dan terompet tradisional—benar-benar pertunjukan yang tak biasa!

Jibrut: Musik dari Tepukan Ketiak yang Hampir Punah

Unik tapi mulai langka, Jibrut memadukan tarian dengan suara yang dihasilkan dari tepukan tangan di ketiak.

Kini, upaya pelestarian sedang digencarkan, salah satunya lewat Festival Jibrut yang rencananya akan digelar untuk memperkenalkan kembali kesenian ini.

BACA JUGA

Pencak Ular, Seni Bela Diri Paling Menegangkan dari Samarang Garut

Sambut Kemenangan Persib, Warga Garut Gelar Cukur Rambut Massal

Rudat: Seni Religi dengan Sentuhan Mistis

Berusia ratusan tahun, Rudat berasal dari lingkungan pesantren dan kerap dipentaskan saat peringatan Maulid Nabi.

Kombinasi tarian, pencak silat, dan musik terebang menciptakan nuansa magis. Bahkan, tak jarang ada atraksi debus seperti menginjak beling dan menyemburkan api!

Dari aksi akrobatik hingga pertunjukan bernuansa sejarah dan religi, Garut punya segudang seni pertunjukan yang tak kalah menarik dari wisatanya.

Jika terus dilestarikan dan dipromosikan, bukan tidak mungkin kesenian ini akan menjadi daya tarik baru bagi para pelancong.

(Sumber: Kementerian Pariwisata RI)

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026