Sejarah dan Mitos Nonton Wayang Golek yang Masih Diyakini

Mitos nonton wayang golek
Dalang wayang golek legendaris Jawa Barat, Asep Sunandar Sunarya.
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wayang golek, seni pertunjukan boneka kayu khas Sunda, dulunya bukan sekadar tontonan. Dengan segala mitos yang melingkupinya, wayang golek merupakan bagian dari ritus spiritual masyarakat agraris di Jawa Barat.

Namun, seiring waktu, sakralitas itu mulai tergerus. Banyak generasi muda mengenalnya sebatas pertunjukan di layar televisi atau festival budaya, tanpa tahu akar sejarah yang mengakar dalam kehidupan nenek moyang mereka.

Wayang golek dipercaya sudah muncul sejak abad ke-18, seiring pengaruh wayang kulit dari Jawa yang kemudian dimodifikasi oleh masyarakat Sunda menjadi bentuk tiga dimensi (golek).

Menurut Pirmansyah dkk. (2024), penyebaran Islam melalui pendekatan budaya mendorong lahirnya pertunjukan wayang golek sebagai media dakwah, pendidikan moral, hingga penyampaian nilai-nilai etika dalam balutan hiburan rakyat.

Pertunjukan wayang golek biasanya digelar semalam suntuk, mengangkat kisah-kisah besar dari epos Mahabharata dan Ramayana yang dikemas dalam versi carangan Sunda.

Namun wayang golek tidak sekadar mementaskan cerita, ia juga menyisipkan kritik sosial, nasihat hidup, dan humor yang membumi melalui tokoh-tokoh ikonik seperti Cepot, Dawala, atau Garéng. Dalang menjadi pusat pertunjukan sekaligus narator, filsuf, dan seniman dalam satu tubuh.

Mitos Nonton Wayang Golek

Di balik popularitasnya, ada mitos yang sejak lama diyakini masyarakat, yakni menonton wayang golek tidak boleh setengah jalan. Bila ditinggal sebelum lakon tuntas, dipercaya penonton bisa terkena sial atau “diganggu” makhluk halus. Mitos ini bukan tanpa akar.

Dalam budaya tradisional Sunda, pertunjukan wayang dipandang sebagai ruang sakral, tempat antara dunia manusia dan alam gaib “bertemu.” Pertunjukan dianggap sebagai bagian dari sesaji budaya kepada alam dan leluhur.

Keluar sebelum akhir cerita berarti meninggalkan ruang yang belum selesai “disucikan”, yang dipercaya bisa mengundang hal buruk.

Sebagaimana dicatat Afifah (2019), banyak simbolisme dalam wayang golek yang tidak hanya bersifat filosofis, tapi juga spiritual. Pemanggungan wayang diyakini menjadi media komunikasi antara manusia dan alam adikodrati.

Dalam beberapa daerah, dalang bahkan menjalani tirakat atau puasa khusus sebelum mementaskan pertunjukan tertentu, khususnya lakon berat yang menyangkut kisah kematian atau perang besar seperti Baratayuda.

Namun, memasuki era 1990-an hingga 2000-an, wayang golek menghadapi tantangan besar. Gempuran televisi dan hiburan digital menyebabkan penonton semakin menjauh. Durasi panjang dianggap tidak relevan, dan bahasa Sunda klasik yang digunakan pun mulai sulit dipahami oleh generasi baru.

Meski begitu, sejumlah komunitas masih berupaya mempertahankan eksistensi wayang golek. Sebagaimana dijelaskan dalam seminar oleh Pirmansyah dkk. (2024), revitalisasi dilakukan melalui pendekatan edukasi sekolah, festival budaya, hingga adaptasi ke media digital.

BACA JUGA

Unik! Perbandingan Seni Pertunjukan Wayang Golek dan Potehi

Melestarikan Seni Tradisi Indramayu: Wayang Kulit, Berokan, Jaran Lumping

Beberapa dalang muda bahkan mulai menayangkan pertunjukan mereka di YouTube, menyederhanakan cerita, dan menyisipkan humor kekinian tanpa menghilangkan esensi filosofisnya.

Kini, wayang golek memang tidak lagi sesak oleh lautan penonton seperti dulu. Namun jejak sejarah dan nilai-nilai yang dibawanya tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya Sunda. Di tengah perubahan zaman, mitos dan filosofi di balik pertunjukan ini menjadi pengingat bahwa kesenian tradisional bukan sekadar warisan, tapi juga cermin dari cara berpikir dan memaknai hidup.

Wayang golek boleh jadi tak lagi ditonton semalam suntuk, tetapi selama nilai-nilainya masih dikenang dan diceritakan ulang, warisan itu belum benar-benar padam.

(Daniel Oktorio/Magang/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

4

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

5

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...