335 Siswa Keracunan MBG di Banggai Kepulauan Sulteng, BGN Turunkan Ahli

ciri-ciri makanan MBG beracun
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memicu dugaan keracunan yang menimpa sejumlah pelajar di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat beberapa siswa mengalami kejang akibat peristiwa tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Sebagai wujud tanggung jawab, BGN telah menurunkan tim ke lokasi sejak Jumat (19/9/2025) untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan turut berempati kepada seluruh pasien serta keluarga yang terdampak. BGN bersama seluruh pihak terkait terus bekerja keras memastikan penanganan kesehatan terbaik serta melakukan langkah investigasi menyeluruh atas insiden ini,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dikutip Minggu (21/9/2025).

301 Siswa Telah Diizinkan Pulang

Direktur RSUD Trikora, Feldy Deki, menyampaikan dari total 335 pasien yang dirawat, sebanyak 301 orang kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang pada Sabtu (20/9/2025). Sementara itu, sisanya masih harus mendapatkan perawatan medis lantaran mengalami gejala seperti sesak napas serta kram pada otot dada, tangan, dan kaki.

“Mengenai kondisi tersebut, pihak rumah sakit telah memberikan penanganan maksimal dengan memberikan obat serta penanganan medis lainnya sesuai dengan gejala yang dialami masing-masing korban,” kata Feldy seperti dikutip Minggu (21/9/2025).

Pasien Membludak, Petugas Medis Ditambah

Untuk memperkuat layanan, lanjut Feldy, RSUD Trikora telah mendapatkan tambahan tenaga medis dari RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Total, ada 4 dokter spesialis anak dan anestesi, serta tiga perawat yang diterjunkan.

“Dukungan ini tentunya sangat penting dan bernilai tinggi bagi kami, keluarga pasien dan pasien itu sendiri, terutama dalam meningkatkan sisi psikologis. Kami mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak yang turut fokus dalam menangani insiden ini,” ungkap Feldy.

Feldy menegaskan bahwa RSUD Trikora bersama tim medis gabungan akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap pasien yang masih menjalani perawatan. Evaluasi serta koordinasi dengan berbagai pihak pun terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Kami berkomitmen memberikan penanganan terbaik bagi seluruh pasien yang masih dirawat. Selain itu, kami juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan informasi terbaru mengenai kondisi pasien serta langkah penanganan selanjutnya jika diperlukan,” ujar Feldy.

Tidak Ada Indikasi Kerusakan Saraf

Sementara itu, perwakilan tim medis Kementerian Kesehatan dari RSUP dr. Wahidin, Rusmin, memastikan bahwa pasien yang masih dirawat dalam kondisi stabil.

“Alhamdulillah kondisinya stabil dan tidak mengancam jiwa. Anak-anak ini kini dalam tahap pemulihan,” jelas Rusmin.

Baca Juga:

277 Siswa di Bangkep Diduga Keracunan Massal Usai Santap Makan Siang MBG

Viral Keracunan MBG Ditanggung Sendiri, BGN Buka Suara

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan feses maupun anamnesis, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan saraf ataupun gejala serius sebagaimana yang sempat dikhawatirkan publik akibat adanya kejang.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ada indikasi kerusakan saraf yang dikaitkan dengan kejang. Jadi, kekhawatiran masyarakat terkait hal tersebut dapat ditepis,” tutup Rusmin.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri