Zhong Shanshan, Si “Serigala Penyendiri” yang Jadi Orang Terkaya di China

Zhong Shanshan
Zhong Shanshan (Instagram/@zhongshanshan290)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nama Zhong Shanshan kembali menjadi sorotan publik setelah kisah hidupnya viral di media sosial. Pria asal Hangzhou, China, ini disebut sebagai contoh nyata bahwa kegigihan dan kerja keras bisa mengubah nasib seseorang.

Meski hidup dalam keterbatasan dan sempat putus sekolah, kini ia dikenal sebagai orang terkaya di China dengan harta mencapai puluhan miliar dolar AS.

Awal Hidup yang Penuh Perjuangan

Zhong Shanshan lahir di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, pada 1954. Masa kecilnya jauh dari kata mudah. Ia tumbuh di tengah gejolak Revolusi Kebudayaan China, yang membuat banyak keluarga mengalami represi politik.

Akibat situasi itu, Zhong harus berhenti sekolah lebih awal dan bekerja serabutan untuk bertahan hidup.

Sebelum sukses, ia pernah bekerja sebagai tukang batu, tukang kayu, hingga penjual koran dan jamur. Bahkan, beberapa kali bisnis kecilnya gagal total.

Perjalanan jatuh bangun itu membuatnya dijuluki “The Lone Wolf” atau “Serigala Penyendiri” karena sifat mandiri dan pantang menyerah dalam meniti usaha.

Baca Juga: 

Viral! Waria Streetfight Sengit di Canggu, Jalanan Bak Jadi Arena Gulat

Viral! Debt Collector Kepung Pengendara Motor Wanita di Jakbar, Warga Ingin Nolong Kena Gertak

Awal Kebangkitan dari Air Kemasan

Titik balik dalam hidup Zhong datang pada 1996, ketika ia memberanikan diri mendirikan perusahaan air minum kemasan Nongfu Spring.

Dengan strategi distribusi yang kuat dan fokus pada kualitas air alami, merek ini berkembang pesat dan menjadi salah satu brand air mineral terbesar di China.

Selain bisnis air minum, Zhong juga memiliki saham mayoritas di perusahaan farmasi Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise, yang berperan penting dalam riset vaksin dan kesehatan publik di China.

Kekayaan yang Melonjak Drastis

Menurut data Forbes dan Bloomberg Billionaires Index, pada 2025 kekayaan Zhong Shanshan diperkirakan mencapai lebih dari US$ 77 miliar, atau setara dengan lebih dari Rp 1.200 triliun jika dikonversi ke rupiah.

Angka tersebut menempatkannya di posisi teratas daftar orang terkaya di China. Melampaui pendiri Alibaba Jack Ma dan CEO ByteDance Zhang Yiming.

Keberhasilan luar biasa itu membuatnya dijuluki media sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Asia.

Meski begitu, Zhong tetap dikenal rendah hati dan jarang tampil di depan publik. Ia lebih memilih fokus mengembangkan bisnis daripada menjadi sorotan media.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar