Tragis! Balita 3 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya, Dibuang ke Jurang Hingga Tewas

Balita dianiaya pacar ibunya
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus mengenaskan kembali terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Seorang balita berusia 3 tahun 8 bulan di Kecamatan Wanareja meregang nyawa diduga akibat dianiaya pacar ibunya, yang berprofesi sebagai penagih utang atau pegawai bank emok.

Peristiwa ini terungkap setelah beredar video amatir berdurasi 2 menit 4 detik, diduga direkam pelaku. Dalam rekaman, korban berinisial AKA tampak dipukul dan dilempar hingga terjatuh ke jurang di kawasan hutan karet Desa Adimulya, Wanareja.

Awalnya, ibu korban, RI, mengklaim kematian anaknya sebagai kecelakaan. Namun, sang ayah, DK, mencium adanya kejanggalan.

Hasil penyelidikan mengarah pada FI, warga Aceh, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. FI diduga menghabisi korban karena menganggapnya sebagai penghalang hubungannya dengan sang ibu, yang juga merupakan nasabahnya.

Kasatreskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setiyoko, mengatakan keterangan pelaku dan ibu korban saling bertentangan. Pelaku sempat mengatakan korban terjatuh dari motor saat bermain di kebun karet, sementara ibu korban menyebut korban terjatuh di dekat rumah.

“Kami menemukan bukti yang mengarah pada pelaku. Dari keterangan saksi dan barang bukti, terungkap bahwa korban dibawa ke kebun karet dengan alasan bermain. Motif pelaku karena korban tidak menyukai kehadirannya dan dianggap sebagai penghalang hubungan,” ujar Guntar, dikutip Selasa (12/8/2025).

Baca Juga:

Dua Balita Malang Disekap menjadi Korban Penganiayaan Pacar Ibu Korban di Jakut

Terungkap Motif Babysitter IPS Aniaya Balita Putri Selebgram Aghnia Punjabi

Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni FI dan ibu korban, RI. Keduanya dijerat Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak terkait tindak kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Saat rekonstruksi berlangsung, situasi sempat memanas karena warga yang telah berkumpul di lokasi berupaya menghakimi para pelaku. Beruntung, pihak kepolisian sigap mengamankan keduanya sehingga terhindar dari amuk massa.

(Virdiya/Budis) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City