Timo Glock Ragukan Kekuatan Mental Oscar Piastri Usai Lando Norris Pangkas Jarak

Lando Norris
Ilustrasi - Lando Norris (foto: dok.F1).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan internal McLaren di Formula 1 2025 semakin panas. Eks pebalap F1 yang kini menjadi analis, Timo Glock, menilai Oscar Piastri mulai kehilangan kestabilan mental setelah rekan setimnya, Lando Norris, memangkas jarak poin di klasemen kejuaraan dunia.

Sejak Grand Prix Belanda, keunggulan Piastri atas Norris tergerus dari 34 poin menjadi hanya 14 poin. Dalam empat seri terakhir, Norris selalu finis di depan rekan setimnya — termasuk pada Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas, di mana Piastri hanya mampu finis kelima setelah kecelakaan di tikungan pertama sesi Sprint.

Berbicara kepada Sky Sports Germany, Glock mengungkapkan bahwa performa Piastri menunjukkan tanda-tanda tekanan mental.

“Dalam posisi seperti Lando Norris, kamu harus menunjukkan kepada rekan setim bahwa kamu masih ada dan siap bertarung. Itu hal yang penting,” ujar Glock, dikutip Jumat (24/10/2025).

“Banyak yang mengira detak jantung Oscar Piastri tidak pernah melebihi seratus, tapi dari hasil beberapa balapan terakhir, terlihat dia mulai tidak tenang,” lanjutnya.

Menurut Glock, Norris tampil dengan kepercayaan diri tinggi dan mampu memanfaatkan momentum. Sebaliknya, Piastri terlihat lebih rapuh, terutama setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan sejak insiden di Monza.

Baca Juga:

Lando Norris Pimpin Dominasi McLaren di Latihan GP Austria

Glock menyoroti keputusan pit stop kontroversial di Grand Prix Italia, di mana strategi McLaren membuat Piastri kehilangan posisi penting dan gagal mengamankan poin maksimal. Ia menduga insiden itu masih memengaruhi fokus sang pebalap muda.

“Faktanya, mereka berdua sedang berjuang memperebutkan gelar dan akan memberikan segalanya. Tapi saya rasa Piastri mungkin masih terbayang keputusan di Monza, ketika ia kehilangan poin hanya karena kesalahan tim,” tambah Glock.

McLaren sendiri masih menjadi kekuatan dominan di klasemen konstruktor berkat konsistensi dua pebalapnya. Namun, pertarungan internal antara Norris dan Piastri mulai terasa menegangkan. Dengan lima balapan tersisa, faktor psikologis disebut akan menjadi pembeda utama.

“Kita sudah melihatnya berkali-kali dalam sejarah F. Ketika dua rekan setim bersaing untuk gelar, bukan hanya kecepatan yang menentukan, tetapi siapa yang lebih kuat secara mental,” kata Glock.

Piastri kini berada di posisi puncak klasemen dengan keunggulan tipis atas Norris, tetapi tekanan terus meningkat. Jika tren performa ini berlanjut, McLaren bisa saja menghadapi situasi klasik seperti Hamilton vs Rosberg di Mercedes, rivalitas yang bisa menentukan arah gelar dunia sekaligus menguji keseimbangan internal tim.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara