Terungkap Ada Ratusan WNI Ilegal di Iran, Pemerintah Desak KBRI Data Ulang!

WNI di Iran
Ilustrasi. (X/andalusins92)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia memastikan hingga saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia yang menjadi korban akibat konflik bersenjata yang terjadi di Iran.

Wakil Menteri Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan berdasarkan data sementara dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran, terdapat sekitar 100 hingga 200 pekerja migran Indonesia yang berada di negara tersebut.

“Berdasarkan data sementara dari KBRI, terdapat sekitar 100 hingga 200 pekerja migran Indonesia yang berada di Iran dengan status tidak resmi atau ilegal,” ujar Dzulfikar di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026).

Pernyataan itu disampaikan setelah ia menghadiri kegiatan pengajian Nuzulul Quran sekaligus peresmian lapangan mini soccer di SMK Muhammadiyah Kota Magelang.

WNI Diminta Segera Koordinasi dengan KBRI

Pemerintah mengimbau seluruh WNI yang berada di Iran agar segera berkoordinasi dengan KBRI setempat. Langkah ini dinilai penting untuk memudahkan proses pendataan serta pemantauan kondisi warga Indonesia di tengah meningkatnya eskalasi konflik.

Selain itu, pemerintah juga meminta keluarga pekerja migran Indonesia di tanah air untuk aktif melaporkan keberadaan anggota keluarganya kepada pemerintah.

“Pemerintah kembali mengimbau keluarga WNI yang memiliki anggota keluarga bekerja di kawasan Timur Tengah agar berkoordinasi dengan pemerintah sehingga data keberadaan WNI dapat lebih akurat,” kata Dzulfikar.

Baca Juga:

Panglima TNI Ungkap Ancaman Perang, Kostrad Diminta Siaga!

Razia Imigrasi dan Sentimen Anti-Muslim Bayangi Ramadan di Amerika

Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait konflik yang melibatkan Iran.

Apabila situasi keamanan memburuk, pemerintah menyatakan siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di wilayah tersebut.

Dzulfikar berharap ketegangan yang terjadi di kawasan tersebut dapat segera mereda sehingga stabilitas keamanan kembali pulih.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, perwakilan diplomatik, dan keluarga pekerja migran untuk memastikan seluruh WNI dapat terdata dengan baik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City