Terkait Kasus EDC BRI Rp2,1 Triliun, KPK Periksa General Manajer Telkomsel

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus diperluas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa General Manager Telkomsel berinisial NA sebagai saksi untuk mendalami keterkaitan pihak eksternal dalam proyek bernilai triliunan rupiah tersebut.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama NA selaku GM Telkomsel,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo, Jumat (20/2/2026).

Pemeriksaan ini menandai langkah lanjutan KPK dalam menelusuri jejaring aktor dan potensi peran korporasi dalam proyek pengadaan EDC BRI periode 2020–2024, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai perkara tindak pidana korupsi dengan nilai proyek mencapai Rp2,1 triliun.

KPK sebelumnya mengungkapkan estimasi kerugian keuangan negara sementara sebesar Rp700 miliar atau sekitar 30 persen dari total nilai proyek. Dalam pengembangan perkara, lembaga antirasuah juga telah mencegah 13 orang bepergian ke luar negeri serta menetapkan lima tersangka utama.

Baca Juga:

Dalami Korupsi Pejabat Pajak, KPK Periksa KSO Summarecon

Kelima tersangka tersebut meliputi mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, mantan Direktur Digital dan TI BRI sekaligus eks Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo, Dedi Sunardi selaku SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI, serta dua pihak swasta yakni Elvizar (Dirut PT Pasifik Cipta Solusi) dan Rudy Suprayudi Kartadidjaja (Dirut PT Bringin Inti Teknologi).

Pemeriksaan terhadap saksi dari Telkomsel ini dinilai sebagai bagian dari upaya KPK memperdalam konstruksi perkara, khususnya dalam memetakan alur kerja sama, relasi bisnis, serta kemungkinan peran pihak-pihak pendukung proyek pengadaan EDC tersebut.

KPK memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh aktor, mekanisme, dan aliran keuntungan dalam proyek yang disebut sebagai salah satu pengadaan strategis terbesar di sektor perbankan nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026