Terjawab Sudah, Ini Alasan Bojan Hodak Tarik Keluar David da Silva

Bojan Hodak Menarik Keluar David da Silva
Penyerang Persib Bandung David Da Silva selebrasi usai mencetak gol.(Foto: Raffy/Teropongmedia.id).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak buka suara terkait keputusannya untuk menarik David da Silva di laga kontra Dewa United pada pekan ke-2 Liga 1 2024/2025. Ia mengatakan bahwa David da Silva mengalami cedera dan terpaksa harus digantikan oleh Mailson Lima.

Bojan mengungkapkan bahwa cedera tersebut cukup mengganggu agresifitas David da Silva di beberapa menit menjelang babak pertama usai. Setelah berada di ruang ganti, keluhan itu semakin terasa dan Bojan akhirnya mengambil keputusan untuk mengistirahatkan David.

Dilihat dari keluhannya, ia menduga masalah ini tak bisa diabaikan karena cukup mengganggu pergerakan pemain. Sehingga ia tak ingin mengambil risiko dan mulai memasukan nama David da Silva ke dalam daftar pemain yang sedang menjalani program pemulihan cedera.

“Masalah bagi kami yaitu David harus ditarik keluar karena cedera, dia mengalami nyeri sehingga kami tidak mau mengambil risiko dan pada akhirnya imbang jadi hasil yang adil.” terang Bojan kepada awak media.

Atas cedera tersebut, pria asal Kroasia itu akan segera melakukan evaluasi atas hasil yang didapat. Salah satu evaluasi yang akan dilakukan ialah menyiapkan pengganti David da Silva untuk di laga selanjutnya kontra Arema FC.

Bojan Hodak menjelaskan bahwa Persib kemungkinan besar tidak bisa menurunkan David da Silva di laga tersebut. Sebab, David memerlukan waktu untuk jalani proses pemeriksaan dan program pemulihan cedera

“Tentu saja kami harus melakukan evaluasi terkait pertandingan ini. Seperti yang tadi saya katakan, mungkin masalahnya adalah karena David adalah sosok yang penting terhadap cara bermain kami,” terang pelatih berusia 53 tahun tersebut.

BACA JUGA: Drama 4 Gol Tercipta, Berikut Hasil Pertandingan Dewa United vs Persib

Lanjut Bojan, jajaran pelatih juga tak ingin mengabaikan cedera tersebut dan mulai menginstruksikan David untuk berkonsentrasi jalani program pemulihan. Bojan pun berharap, David bisa segera pulih dan tampil di pertandingan kontra Arema FC pada Minggu 25 Agustus 2024 di Stadion si Jalak Harupat, Kab. Bandung.

“Kami harus melakukan penyesuaian dan melihat apakah dia bisa bermain di laga berikutnya atau tidak. Kami punya waktu sekitar 4-5 hari untuk melihat apa yang jadi kesalahan kami dan memperbaikinya untuk laga lawan Arema.” tutup Bojan.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara