Intensitas Latihan Persib Mulai Meningkat, Jajaran Pelatih Persib Beri Alasan

Intensitas Latihan Persib Mulai Meningkat, Jajaran Pelatih Persib Beri Alasan
Beckham Putra Jalani Latihan di Bulan Ramadan. (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Intensitas latihan Persib Bandung secara perlahan mulai mengalami peningkatan. Hal itu terlihat pada dua kali sesi latihan terakhir Persib Bandung, yang mana memaksa para pemainnya untuk lebih aktif bergerak.

Asisten pelatih Yaya Sunarya menjelaskan peningkatan intensitas latihan ini disebabkan beberapa faktor. Selain adanya sedikit penurunan level kebugaran, jajaran pelatih juga ingin memanfaatkan waktu persiapan.

“Kita total akan ada delapan kali latihan dan dalam delapan hari latihan itu programnya akan seperti barusan, kita coba adaptasi training lalu kemudian kita coba naikkan mulai dari strength, aerobic, endurance-nya kita naikkan semua,” buka Yaya kepada awak media.

Penurunan level kebugaran pemainnya usai berlibur, disebutnya bukan suatu masalah besar. Sebab, waktu persiapan Persib untuk menghadapi Borneo FC cenderung masih panjang, sehingga ada banyak waktu untuk meningkatkannya.

Selain itu nantinya, kebugaran para pemainnya akan diuji sekaligus disempurnakan lewat sesi gim internal. Pasalnya dalam gim internal tersebut, para pemainnya akan dipaksa menjalani laga yang atmosfernya hampir setara dengan pertandingan di Liga 1.

“Artinya menjelang ada game internal, kondisi fisik pemain terutama akan dilakukan latihan yang berprogres,” imbuhnya.

Disinggung soal adanya masa libur di Hari Raya Idul Fitri, Yaya menambahkan bahwa program latihannya sengaja dikemas situasional. Sehingga saat mendekati Lebaran, maka akan ada penyesuaian soal intensitas latihan.

“Ya tentunya kalau misalnya dari fisik, artinya ada fluktuatif dan akan mengalami penurunan. Apalagi kemungkinan empat hari (libur) pemain banyak yang melakukan kunjungan ke keluarga, silaturahmi seperti itu,” tambah Yaya.

BACA JUGA:

Ini Alasan Jajaran Pelatih Persib Meloloskan Beckham Putra Dari Sanksi Puluhan Juta Rupiah Akibat Kenaikan Berat Badan

Pelatih Fisik Persib Takjub Dengan Kondisi Pemainnya

Salah satu cara untuk menjaga level kebugaran pemainnya di perayaan Idul Fitri, jajaran pelatih Persib tetap memberikan program latihan mandiri. Selain itu ada pula program adaptasi latihan agar tubuh pemainnya tidak terkejut saat kembali jalani sesi latihan berat.

“Tapi kita berharap sih ketika kita mulai start latihan ini mulai dari kemarin lalu kita naikkan satu hari, setelah adaptasi training, ini jadi otomatisasi buat tubuh pemain ketika mulai latihan lagi nanti di tanggal 2. Jadi tanggal 3 kita punya waktu sembilan hari untuk lawan Borneo.” tutupnya.

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City