Tak Lagi 40 Tahun, Pemerintah Tetapkan Masa Tunggu Haji Jadi 26 Tahun

masa tunggu haji 2026
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah menerapkan kebijakan penyetaraan masa tunggu haji menjadi rata-rata 26 tahun di seluruh Indonesia.

Penasihat Khusus Presiden bidang Haji Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa sistem baru ini bertujuan menciptakan keadilan bagi seluruh calon jemaah.

“Ada kebijakan yang menurut saya cukup signifikan dari Kementerian Haji, yaitu penyamaan atau penyetaraan masa tunggu haji,” kata Muhadjir di Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025).

“Yang dahulu itu bervariasi mulai dari 15 tahun sampai ada yang lebih dari 40 tahun, sekarang ini dibikin rata antara 25 sampai 26 tahun masa tunggu di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Muhadjir menjelaskan penentuan keberangkatan jemaah nantinya tidak lagi didasarkan pada kuota wilayah, melainkan berdasarkan urutan pendaftar nasional yang telah memenuhi syarat, termasuk syarat kemampuan atau istitha’ah.

“Jadi tidak lagi ditetapkan berapa jumlah yang akan berangkat di masing-masing wilayah seperti dahulu, tetapi berapa pendaftar yang sudah memenuhi syarat,” kata dia.

Menurut Muhadjir, untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji tahun depan, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian, terutama terkait proses pemberangkatan jemaah. Pemerintah sedang menginisiasi rencana besar untuk memperpendek masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi.

Baca Juga:

Masa Tunggu Lama, Naik Haji Sejatinya Cukup Sekali Seperti Rasullah SAW

Pesohor Indonesia ini Diundang Naik Haji Raja Arab Saudi, Tak Perlu Nunggu Lama

Salah satu strategi utamanya adalah dengan menjajaki penggunaan Bandara Internasional Taif sebagai pintu masuk dan keluar tambahan bagi jemaah Indonesia. Menurutnya, Bandara Taif memiliki dua runway yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.

Jika Bandara Taif dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bandara ketibaan dan keberangkatan jemaah haji, maka Indonesia dapat menekan masa tinggal jemaah menjadi hanya 30–35 hari.

“Saya sudah diskusi dengan Komisi VIII. Kalau Taif bisa dijadikan pilihan, mereka menyiapkan 10 slot per hari, berarti kita bisa 27 kali penerbangan sehari. Kalau itu terjadi, kita bisa menghemat dan menekan masa tinggal di sana sekitar 30 sampai 35 hari saja. Dengan itu, otomatis biaya akan berkurang, mulai dari penginapan, katering, dan lainnya,” jelas Muhadjir.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City