Skandal Impor Barang KW Terbongkar, KPK Beri 5 Rekomendasi Penguatan Tata Kelola Impor

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menyusul terbongkarnya praktik suap impor barang “KW” melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) awal Februari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan lima rekomendasi strategis melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) guna memperketat tata kelola impor nasional.

Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan korupsi yang menyeret pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sekaligus menjadi upaya serius pemerintah menutup celah suap dan gratifikasi di sektor kepabeanan.

Sebagai Informasi, pada Rabu (4/2/2026) KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan mengamankan total 17 orang. Dari jumlah tersebut, enam orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yang terdiri atas pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta pihak swasta dari Blueray Cargo.

Pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang ditetapkan sebagai tersangka di antaranya adalah Rizal (RZL) yang menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai periode 2024-Januari 2026, serta Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Selain itu, KPK juga menetapkan tersangka dari pihak Blueray Cargo, yakni John Field (JF), Andri (AND), dan Dedy Kurniawan (DK).

Baca Juga:

Uang Rp160 Juta dan Tiket BLACKPINK Terungkap di Sidang RPTKA, KPK Dalami Pengakuan Bupati Buol

Eks Menag Yaqut Lawan KPK di PN Jaksel, Status Tersangka Dipersoalkan

Sebagai upaya pencegahan, KPK menyusun lima rekomendasi strategis guna memperkuat tata kelola impor nasional, yang meliputi:

Digitalisasi dan Integrasi Sistem

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa mekanisme impor yang berjalan saat ini masih menyimpan sejumlah kerentanan struktural yang kerap dimanfaatkan untuk praktik koruptif. Karena itu, KPK mendorong penguatan digitalisasi serta integrasi sistem pengawasan sebagai rekomendasi utama, melalui optimalisasi Indonesia Single Risk Management (ISRM) dan Indonesia National Single Window (INSW).

“Satu, memperkuat digitalisasi dan integrasi sistem pengawasan impor melalui optimalisasi Indonesia Single Risk Management (ISRM) dan Indonesia National Single Window (INSW) berbasis pertukaran data real time lintas kementerian/lembaga yang diharapkan mampu memberikan peringatan dini,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Minggu (15/2/2026).

Objektivitas Profiling dan Transparansi Data

Rekomendasi kedua dan ketiga dari KPK, menitikberatkan pada penerapan sistem profiling serta penilaian risiko berbasis skor yang objektif, guna mempersempit ruang subjektivitas petugas dalam menentukan jalur pemeriksaan impor. Selain itu, KPK juga mendorong integrasi menyeluruh antara data perizinan, neraca komoditas, dan informasi pemilik manfaat (beneficial ownership), sebagai langkah memperkuat transparansi kepemilikan importir sekaligus memastikan akuntabilitas dalam penetapan kuota impor.

Langkah tersebut dinilai krusial mengingat selama ini minimnya standar informasi serta mekanisme verifikasi antarinstansi kerap membuka peluang penyalahgunaan kewenangan. Dengan integrasi data yang solid, ruang praktik negosiasi ilegal dalam pengurusan dokumen impor diyakini dapat ditekan secara signifikan.

Sederhanakan Proses, Kurangi Interaksi Tatap Muka

Selain penguatan digitalisasi, rekomendasi keempat dari KPK menyoroti pentingnya penyederhanaan alur proses antarinstansi, khususnya di sektor kepabeanan dan karantina. Langkah ini diarahkan untuk menghapus tumpang tindih kewenangan yang selama ini kerap dimanfaatkan sebagai ruang transaksi informal antara pelaku usaha dan aparat.

Terakhir, rekomendasi kelima dari KPK menitikberatkan pada pembatasan kontak langsung antara petugas dan pengguna jasa melalui penerapan layanan digital end-to-end. Di saat yang sama, KPK juga mendorong penguatan kanal pengaduan masyarakat, termasuk platform Jaga Pelabuhan, sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial untuk mencegah praktik menyimpang di kawasan pelabuhan.

“Pembenahan sektor impor dan layanan kepabeanan bukan semata persoalan administratif, melainkan bagian penting untuk menjaga kedaulatan ekonomi, melindungi pelaku usaha yang patuh, serta memastikan setiap arus barang lintas negara berlangsung secara transparan,” tegas Budi.

KPK menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan seluruh rekomendasi tersebut. Lembaga antirasuah menilai pembenahan tata kelola impor bersifat mendesak, terutama setelah mencuatnya dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan impor barang “KW” yang melibatkan oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Khusnul Yulida)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Pramono Anung: Syarat Petugas PPSU di Jakarta Cukup Lulusan SD

Pramono Anung Datangi KPK, Ada Apa Nih?

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, Senin

Read More »
Rafael Alun

Sah, Rafael Alun Mulai Ditahan KPK!

JAKARTA, TM.ID: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi.  Rafael Alun Trisambodo

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

KTP Warga Israel
CEK FAKTA: KTP Warga Israel Beralamat di Cianjur
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredarnya foto KTP elektronik atas nama warga negara Israel yang beralamat...

2

Desa Cisaat Subang
Menjelajah Desa Cisaat Subang, Saat Budaya dan Alam Menjadi Ruang Belajar Wisatawan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Udara pegunungan Ciater menyapa lembut begitu kaki menjejak Desa Cisaat....

3

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

4

IMG_4523
LLDIKTI Jabar Angkat Bicara Soal Polemik Universitas Bandung
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Problematika Universitas Bandung atau Bandung University akibat terhambatnya...

5

siswi digunduli cianjur
Viral Siswi SD Cianjur Digunduli Guru, KPAI Angkat Bicara!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons terkait viral siswi...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...