Ribuan Aset Pemkot Bandung Belum Bersertifikat, Terancam Jadi Sengketa Bernilai Miliaran

Ribuan Aset Pemkot Bandung Belum Bersertifikat, Terancam Jadi Sengketa Bernilai Miliaran
Balai Kota Bandung (KYY/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Ribuan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini berada di ambang risiko hukum. Dari hampir 12.000 aset yang tercatat, hanya sekitar 500 di antaranya yang telah memiliki sertifikat resmi hak pakai.

Kondisi ini terungkap dalam laporan terbaru Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyoroti lemahnya tata kelola aset daerah. Minimnya legalitas membuat sebagian besar aset publik rawan tumpang tindih kepemilikan, penggunaan tanpa izin, hingga potensi gugatan hukum dari pihak ketiga.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengaku persoalan ini menjadi pekerjaan rumah besar yang belum bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

“Setiap tahun kami menjalankan program sertifikasi aset daerah. Tapi prosesnya memang tidak bisa sekaligus. Ada yang difasilitasi BPN, ada juga yang harus kita biayai sendiri,” kata Iskandar, Senin (13/10/2025).

Iskandar menambahkan, lambannya progres penyertifikatan disebabkan oleh sejumlah kendala teknis, mulai dari verifikasi data, kelengkapan dokumen, hingga keterbatasan sumber daya manusia di bidang pengelolaan aset.

Baca Juga:

Air Bersih Terancam Putus, Pemkot Bandung Turun Tangan Selamatkan 150 Rumah di Taman Sakura Indah

Hadapi Krisis Kuota TPA Sarimukti, Pemkot Bandung Perluas Penggunaan Insinerator Ramah Lingkungan

“Yang penting saat ini, seluruh data aset sudah kami lengkapi dan siap diproses agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Memang ada beberapa tanah yang masih dalam sengketa,” ucapnya.

Minimnya aset bersertifikat bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan ancaman nyata terhadap perlindungan aset publik. Tanah atau bangunan pemerintah yang belum bersertifikat bisa diklaim pihak lain, bahkan dijadikan agunan secara ilegal.

BPK sendiri telah berulang kali menyoroti lemahnya dokumentasi aset dalam audit tahunan Pemkot Bandung. Aset tanpa sertifikat juga berpotensi mengganggu penilaian terhadap laporan keuangan daerah.

Meski program sertifikasi terus berjalan setiap tahun, kecepatannya dinilai terlalu lambat dengan laju saat ini, penyelesaian seluruh aset diperkirakan bisa memakan waktu lebih dari dua dekade jika tidak ada strategi percepatan.

“Kita terus berkoordinasi dengan BKAD untuk mempercepat langkah, tapi tentu semua harus sesuai regulasi dan tahapan yang berlaku,” ujarnya.

Namun publik mulai mempertanyakan sejauh mana koordinasi tersebut efektif, mengingat data aset bersertifikat tak menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.

Keterlambatan ini bukan sekadar masalah birokrasi, tetapi menyangkut keamanan kekayaan daerah. Setiap aset pemerintah adalah milik publik yang harus dijaga agar tidak berpindah tangan atau disalahgunakan.

Jika proses sertifikasi terus tertunda, risiko kehilangan aset bisa menimbulkan kerugian keuangan negara hingga miliaran rupiah, sekaligus mencoreng tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025