Air Bersih Terancam Putus, Pemkot Bandung Turun Tangan Selamatkan 150 Rumah di Taman Sakura Indah

Pemkot Bandung Air Bersih Terancam Putus
Wakil Wali Kota Bandung saat mengunjungi komplek taman sakur (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 150 rumah di Komplek Taman Sakura Indah, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, terancam kehilangan pasokan air bersih. Ancaman itu muncul setelah pihak pengembang berencana memutus suplai air pada 15 Oktober 2025 mendatang.

Kabar pemutusan pasokan air tersebut disampaikan melalui surat resmi yang diterima warga pekan lalu, dengan alasan teknis dan administratif. Sontak, hal ini memicu keresahan karena selama ini seluruh rumah di komplek itu bergantung sepenuhnya pada sistem distribusi air milik pengembang belum tersambung ke jaringan PDAM Tirtawening.

Salah seorang warga, Irfan, mengatakan masyarakat panik karena tak punya alternatif sumber air lain.

“Kalau air dari pengembang diputus, 150 rumah akan kesulitan total. Kami langsung melapor ke Pemkot Bandung, dan bersyukur responsnya sangat cepat,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Erwin menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak akan membiarkan warga kekurangan air bersih.

“Kami sudah siapkan dua langkah cepat. Pertama, PDAM akan menyalurkan air bersih sebanyak 20 tangki per hari bila pengembang benar-benar menghentikan pasokan. Kedua, DPKP akan menindaklanjuti opsi pengeboran air tanah dengan memanfaatkan lahan fasum dan fasos di kawasan ini,” ujar Erwin.

Baca Juga:

Ultraman Terjun Bebas Tiban Polisi di Demo PDAM Indramayu, Netizen: Pertanda Tidak Baik-baik Saja

Dugaan Korupsi Menggiring Eks Dirut PDAM Banggai ke Penjara

Erwin menambahkan, distribusi air tangki akan dilakukan langsung ke blok-blok rumah terdampak, dengan pengawasan agar pembagian berjalan tertib dan merata. Namun, Erwin menegaskan langkah ini bersifat darurat sambil menunggu penyelesaian administratif antara pengembang dan pemerintah.

Selain itu, Pemkot Bandung juga menyiapkan solusi jangka panjang agar warga memiliki sumber air mandiri. DPKP ditugaskan melakukan kajian cepat untuk pembangunan sumur bor permanen di lahan fasilitas umum yang tersedia.

“Kami ingin warga tidak lagi tergantung pada pengembang. Asal legalitas lahan jelas dan sumber airnya mencukupi, kami siap bantu pembangunannya,” ucapnya.

Erwin menilai, upaya cepat ini penting agar persoalan air tidak berkembang menjadi krisis sosial.

“Pemerintah tidak menunggu sampai air benar-benar berhenti. Kami hadir lebih dulu untuk menjaga hak warga atas air bersih, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Erwin juga mengimbau warga tetap tenang dan tidak terprovokasi. Menurutnya, penyelesaian terbaik adalah melalui dialog yang difasilitasi pemerintah.

“Kami ingin situasi tetap kondusif. Pemerintah menjadi penengah untuk memastikan hak warga terlindungi dan pelayanan publik tidak terganggu,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...