Hadapi Krisis Kuota TPA Sarimukti, Pemkot Bandung Perluas Penggunaan Insinerator Ramah Lingkungan

Sampah Pemkot Bandung
TPA Sarimukti (BAPEDA Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat penggunaan teknologi insinerator ramah lingkungan sebagai solusi pengolahan sampah, menyusul pembatasan kuota pembuangan ke TPA Sarimukti yang membuat kota ini siaga darurat sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Salman Faruq, mengatakan penerapan teknologi termal seperti insinerator menjadi langkah strategis yang tetap mengacu pada aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Insinerator ramah lingkungan menjadi solusi signifikan untuk menanggulangi kondisi darurat sampah saat ini,” kata Salman, Sabtu (11/10/2025).

Salman menjelaskan, penggunaan insinerator telah diatur melalui Peraturan Menteri LHK Nomor 70 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Emisi dan kriteria teknologi termal.

Baca Juga:

Pengurangan Kuota TPA Sarimukti, Bandung Berisiko Timbun 10 Ribu Ton Sampah per Bulan

Satpam Bank di Bekasi Tewas Gantung Diri, Polisi Selidiki Kaitan dengan Brankas Rusak

Menurutnya, dasar hukum tersebut menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah untuk memperluas penerapan teknologi pengolahan sampah berbasis pembakaran terkendali.

“Harapan kami, acuan dari KLHK ini tetap bisa diterapkan agar teknologi termal dapat menjadi alternatif nyata dalam menekan volume sampah yang harus dikirim ke TPA Sarimukti,” ucapnya.

Hingga saat ini, lanjut Salman, terdapat enam hingga tujuh unit insinerator aktif yang tersebar di beberapa titik di antaranya Bandung Kulon TPS Patrakomala dan Babakan Sari.

Setiap unit memiliki kapasitas pengolahan yang berbeda, dikelola oleh pemerintah maupun pihak swasta, dengan hasil residu yang jauh lebih kecil dibandingkan metode konvensional.

Tahun 2025 ini, Pemkot Bandung juga menargetkan penambahan enam unit insinerator baru melalui anggaran DLH dan kecamatan. Lokasi tambahan direncanakan di wilayah Sukasari, Mandalajati, dan Rancasari.

“Setiap insinerator ditargetkan mampu mengolah sekitar 10 ton sampah per hari. Dengan penambahan unit baru, beban pengiriman sampah ke Sarimukti diharapkan bisa berkurang signifikan,” ujarnya.

Salman menegaskan, perluasan insinerator bukan hanya solusi darurat, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Kota Bandung terhadap TPA.

“Dengan pengolahan di sumbernya, baik melalui insinerator, bank sampah, maupun TPS3R, kita ingin membangun sistem persampahan yang lebih mandiri,” katanya.

Salman juga mengatakan, DLH Kota Bandung terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat agar pengelolaan sampah dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan satu pendekatan. Semua pihak harus berperan agar Bandung bisa terbebas dari darurat sampah,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026