Respon Kemacetan Horor, Kemenhub Jamin Kelancaran Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang

Respon Kemecetan Horor, Kemenhub Jamin Kelancaran Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang
Fotoudara antrean truk pengangkut logistik menunggu giliran memasuki kapal di Pelabuhan Bulusan, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (25/7/2025). Untuk mengurai kemacetan kendaraan bertonasi besar yang mencapai 31 kilometer, PT ASDP Indonesia Ferry menambah satu armada kapal yakni KMP Gading Nusantara yang mampu mengangkut 20-30 truk dalam satu kali penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (Antara) )
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) memastikan pelayanan penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk tetap berjalan meskipun terjadi antrean kendaraan di sekitar pelabuhan. Saat ini, sebanyak 27 kapal beroperasi, terdiri dari 19 kapal di Dermaga MB I-IV, 7 kapal di Dermaga LCM dan 1 kapal perbantuan di Dermaga Bulusan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

“Kami tegaskan bahwa pelayanan transportasi laut di Pelabuhan Ketapang tidak berhenti. Kami tetap menjalankan operasional dengan prioritas utama pada keselamatan pelayaran, baik bagi penumpang maupun kapal,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam keterangan tertulisnya melalui  InfoPublik, pada Sabtu (26/7/2025).

Pascamusibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Ditjen Hubla telah mengecek seluruh aspek teknis terhadap kapal-kapal jenis LCT yang beroperasi di Dermaga LCM Ketapang Banyuwangi. “Pemeriksaan kami lakukan ketat, tidak ada kompromi dalam hal kelaikan kapal. Komitmen kami adalah untuk memastikan seluruh unsur keselamatan ditaati sepenuhnya,” lanjut Masyhud.

Baca Juga:

Pelabuhan Katapang Macet Horor, Kapal Tambahan Diperlukan

Kapasitas maksimal kapal LCT yang hanya 300 ton sehingga membatasi muatan maksimal setiap kapal hanya 6 truk tronton. Sementara jumlah kendaraan yang ingin menyeberang ke Bali maupun wilayah timur seperti NTB dan NTT cukup tinggi. Hal ini turut menjadi pemicu antrean kendaraan di area pelabuhan.

Selain itu, kemacetan yang terjadi sejak 17 Juli 2025 juga dipicu oleh penutupan ruas Jalur Gumitir – jalur utama penghubung Banyuwangi dan Jember – yang saat ini sedang diperbaiki secara menyeluruh. Penutupan jalur tersebut menyebabkan pengalihan arus kendaraan logistik menuju akses lain yang bermuara ke Pelabuhan Ketapang. Tentunya hal ini menambah beban lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan.

Menanggapi situasi tersebut, Ditjen Hubla mengimbau kepada seluruh pengguna jasa dan pengemudi logistik untuk selalu memperbarui informasi kondisi jalan menuju pelabuhan. Selain itu, para pengguna jasa pelabuhan agar mengikuti pengaturan lalu lintas dari petugas kepolisian dan petugas di lapangan.

Meski adanya ketidaknyamanan yang dirasakan para pengguna jasa, diharapkan pengertian masyarakat bahwa keselamatan pelayaran dan kepadatan jalur darat adalah dua hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat dihimbau untuk memantau informasi kondisi jalan secara berkala serta mematuhi aturan di lapangan agar perjalanan tetap aman dan efisien.

Baca Juga:

Otoritas Pelabuhan Ungkap Kronologis Kemacetan di Tanjung Priok

Adapun data terakhir menunjukkan bahwa aktivitas bongkar muat di semua dermaga masih berlangsung lancar dengan muatan yang didominasi oleh kendaraan barang atau logistik. Sebanyak 27 kapal telah dioperasikan untuk melayani lintasan LCM Ketapang-Gilimanuk dengan pola dan trayek yang terencana baik serta optimal. Cuaca berdasarkan data BMKG juga mendukung, dengan kondisi berawan dan gelombang 0,2–0,8 m.

Ditjen Hubla Kemenhub telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mendukung percepatan layanan penyeberangan rute Ketapang–Gilimanuk. Langkah-langkah tersebut mencakup penambahan armada kapal yang saat ini telah mulai beroperasi, dan rencana penambahan kapal lainnya akan terus diupayakan guna memastikan kebutuhan penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk dapat terpenuhi secara optimal.

Selain itu, percepatan proses bongkar muat, pengaturan armada kapal sesuai kapasitas dermaga, serta koordinasi intensif dengan stakeholder terkait tetap menjadi bagian dari upaya berkelanjutan.

Pihak Ditjen Hubla akan terus memantau dan mengevaluasi situasi di lapangan. Kepada masyarakat, dimohon untuk bersabar, mengikuti arahan petugas, dan selalu memprioritaskan keselamatan selama dalam perjalanan. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pendataan terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) terlebih dahulu.
Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sejumlah ruko di Blok 3 kawasan Pasar Soreang dilaporkan ambruk pada...

5

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...