BANDUNG, TEROPOGMEDIA.ID — Kemacetan parah terjadi di jalur arah Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Antrean kendaraan bahkan sempat sepanjang 42 kilometer, mengular hingga ke Situbondo.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah mengirimkan surat kepada Menteri Perhubungan RI menyikapi antrean panjang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Baca Juga:
Kecelakaan di Tanjakan Gentong, Akibatkan Kemacetan Parah Terjadi di Dua Arah
Dalam surat itu, Khofifah meminta Kementerian Perhubungan segera menambah kapal untuk beroperasi melayani penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk.
Kapal yang diminta adalah kapal berkapasitas besar yang mampu melayani dermaga LCM (Landing Craft Machine) di Pelabuhan Ketapang.
“Ibu Gubernur Jatim sudah bersurat ke Menteri Perhubungan untuk meminta tambahan armada kapal melayani penyeberangan Ketapang – Gilimanuk,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Nyono,
Baca Juga:
Otoritas Pelabuhan Ungkap Kronologis Kemacetan di Tanjung Priok
Sementara otoritas keselamatan pelayaran dan izin operasional kapal (clearance kapal) berada di bawah kewenangan Syahbandar Tanjungwangi Ditjenhubla dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Pihaknya mengaku telah menghubungi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XI Jawa Timur-Bali untuk meminta percepatan respons atas surat Khofifah. (_usamah kustawan)










