Soal Asuransi MBG, BGN: Sedang Kami Diskusikan

MBG Tangsel Bahan Mentah Viral, BGN Klarifikasi Begini
Ilustrasi makanan Sehat (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mempertimbangkan pemberian asuransi kepada para penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman, termasuk dari potensi keracunan makanan seperti yang belakangan terjadi.

Saat meninjau korban keracunan MBG di RSUD Kota Bogor akhir pekan lalu, Dadan menyatakan pihaknya tengah merumuskan skema perlindungan yang sesuai bagi penerima manfaat.

“Oh tentu, kami saat ini sedang mendiskusikan pola jaminan bagi para penerima manfaat. Karena di Indonesia belum ada produk asuransi seperti ini,” ungkap Dadan kepada wartawan.

Meski masih dalam tahap awal, Dadan menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas kemungkinan kerja sama, terutama dengan komisioner yang menangani sektor asuransi.

Baca Juga:

BGN Sebut Program MBG Atasi Kemarahan Akibat Lapar

Prabowo dan Bill Gates Tinjau Program MBG di SDN 03 Jati Jaktim

“Kami disarankan untuk menggelar pertemuan pekan depan bersama asosiasi asuransi jiwa, asosiasi asuransi umum, serta konsorsium terkait untuk membahas jaminan bagi para penerima manfaat,” jelasnya.

Saat ini, program makan bergizi gratis telah menjangkau sekitar 3,5 juta penerima manfaat di 38 provinsi melalui 1.300 Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Angka ini ditargetkan bertambah menjadi sekitar 4 juta dalam waktu dekat.

Sebagai langkah antisipasi atas sejumlah kasus keracunan makanan, BGN juga telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penyediaan makanan bergizi.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami untuk meningkatkan standar operasional, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas hingga teknik memasak makan bergizi gratis yang sesuai. Kami juga meminta agar proses memasak tidak dilakukan terlalu lama agar makanan tetap aman dikonsumsi,” kata Dadan.

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun