Purbaya Vs Bahlil, Adu Sentil Soal Subsidi BBM Hingga LPG 3 Kg

Purbaya Bahlil
Ilustrasi
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadaliasaling balas sentilan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa soal penyaluran subsidi di sektor energi, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga LPG 3Kg.

Saling sentil ini berawal ketika Purbaya menyinggung Bahlil terkait penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam penyaluran subsidi. Ia mengatakan basis data sudah tersedia, namun Kementerian ESDM belum menggunakannya.

“Kita punya DTSEN. Ini sudah siap, sudah dipakai oleh Menteri Sosial (Saifullah Yusuf), tapi belum dimanfaatkan oleh Menteri ESDM (Bahlil Lahadalia). Kami akan diskusi dengan mereka, supaya betul memakai DTSEN tersebut ke depan,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (30/9/2025).

Dampaknya, Purbaya menyebut masih ada orang kaya yang ikut menikmati subsidi dari pemerintah, terutama di sektor energi. Pasalnya Menkeu menerima laporan  adanya peningkatan konsumsi barang bersubsidi.

“Termasuk bahan bakar minyak (BBM) yang naik 3,5 persen, LPG 3 Kg naik 3,6 persen, pelanggan listrik bersubsidi naik 3,8 persen, dan pupuk mengalami peningkatan sebesar 12,1 persen. Ini peningkatan yang terbesar,” jelas Purbaya.

Baca Juga:

Purbaya Beberkan Harga Asli Pertalite, Lebih Murah?

Menkeu Purbaya Bocorkan Harga Asli Pertalite Hingga LPG 3Kg Sebelum Subsidi

Dalam rapat bersama DPR tersebut, Menkeu juga mengungkap harga asli barang-barang subsidi sebelum ditanggung pemerintah, seperti LPG 3 kg yang memiliki harga asli Rp42.750 per tabung dan mendapat subsidi sebesar Rp30.000 (70 persen).

Serta BBM Pertalite yang memiliki harga asli Rp11.700 per liter dan mendapat subisidi Rp1.700 per liter (15 persen).

“Selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi,” kata Purbaya.

Menkeu Purbaya menyayangkan situasi saat ini dimana masih banyak masyarakat mampu yang ikut menikmati subsidi, sementara warga yang membutuhkan justru belum terjangkau secara optimal.

Bahlil: Data Sedang Dimatangkan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menanggapi pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, terkait  penggunaan data dalam penyaluran subsidi produk energi. Bahlil mengatakan, pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tengah memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya untuk penyaluran LPG 3kg dan BBM

“Menyangkut subsidi tentang satu data, itu masih dalam proses pematangan, ya,” ucap Bahlil, Kamis (2/10/2025), seperti dilansir dari Antara.

Ia menyampaikan bahwa pematangan data penerima subsidi itu sudah disiapkan sejak awal 2025 melalui penyatuan data dari sejumlah pemangku kepentingan termasuk Kementerian Sosial, PLN, Pertamina, dan pemangku kepentingan lain.

Penyatuan data dari berbagai pemangku kepentingan bertujuan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih pendataan, dengan demikian subsidi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

Bahlil menyatakan akan segera mengumumkan skema dan daftar para penerima subsidi, setelah pemerintah tuntas mendata para penerima subsidi.

Menteri ESDM juga menyoroti harga asli sejumlah barang subsidi yang diungkap Menkeu. Bahlil mengatakan Purbaya salah membaca data dan masih butuh penyesuaian mengingat baru menjadi Menteri Keuangan.

“Jadi, mungkin Pak Menterinya, Menteri Keuangannya, mungkin belum baca data,” kata Bahlil.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar