Puluhan Rumah Terancam Rusak Akibat Tanah Gerak di Tasikmalaya

Ilustrasi (AI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, puluhan rumah warga terancam rusak akibat fenomena gerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan gerakan tanah terjadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, yang menyebabkan pergeseran struktur tanah dan berdampak langsung pada permukiman warga.

“Gerakan tanah dilaporkan terjadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang mengakibatkan pergeseran tanah dan mengancam keselamatan permukiman warga,” kata Abdul Muhari di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali terjadi pada Senin (16/2) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga:

BNPB: Longsor Solok Merupakan Lokasi Tambang Ilegal

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, hingga Rabu (18/2) tercatat lima rumah telah mengalami kerusakan, dengan rincian dua unit rusak berat dan tiga unit rusak ringan. Proses evakuasi serta pendataan warga terdampak masih terus berlangsung.

Hasil peninjauan lapangan juga menunjukkan sedikitnya 47 unit rumah warga berada dalam kondisi terancam jika pergerakan tanah kembali terjadi.

“Sebanyak 47 rumah berada di zona rawan dan berpotensi terdampak apabila terjadi gerakan tanah susulan,” ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Tasikmalaya melakukan pendampingan langsung kepada warga terdampak guna memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar.

“Kami mengimbau 47 kepala keluarga yang berada di zona rawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gerakan tanah susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi,” tegas Abdul.

BNPB bersama BPBD setempat terus melakukan pemantauan kondisi tanah dan cuaca, serta menyiapkan langkah-langkah kontingensi apabila situasi memburuk.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar