4 Upacara Unik di Kampung Naga Menjaga Tradisi Leluhur di Tepi Sungai Ciwulan

Kampung Naga
(flickr)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kampung Naga, sebuah perkampungan tradisional di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dikenal dengan keunikan adat budayanya yang masih terjaga dengan baik.

Masyarakat Kampung Naga memiliki empat upacara adat unik yang menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.

1. Upacara Menyepi

Upacara menyepi di Kampung Naga yang berlangsung pada hari Selasa, Rabu, dan Sabtu. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dan kepatuhan terhadap aturan adat. Warga percaya bahwa melanggar aturan ini dapat mendatangkan malapetaka.

2. Upacara Hajat Sasih

Upacara Hajat Sasih biasanya terlaksana oleh seluruh warga adat Sa-Naga, baik yang tinggal di Kampung Naga maupun di luar kampung. Acara ini bertujuan untuk memohon berkah dan keselamatan kepada leluhur, Eyang Singaparna, dan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Upacara Perkawinan

Upacara perkawinan di Kampung Naga berlangsung setelah akad nikah. Acara ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:

  • Sawer : Pasangan pengantin dipayungi dan tukang sawer berdiri di hadapan mereka. Tukang sawer mengucapkan ijab kabul dan melantunkan syair sawer sambil menaburkan beras, irisan kunir, dan uang logam ke arah pengantin. Anak-anak yang berada di belakang pengantin berebut memungut uang sawer. Isi syair sawer berisi nasehat-nasehat untuk pasangan pengantin baru.
  • Nincak Endog (Menginjak Telur) : Pasangan pengantin menginjak telur sebagai simbol kesuburan dan keberuntungan.
  • Buka Pintu : Pintu rumah pengantin terbuka sebagai simbol mulainya kehidupan baru.
  • Ngariung (Berkumpul) : Keluarga dan kerabat berkumpul untuk merayakan pernikahan.
  • Ngampar (Berhamparan) : Pasangan pengantin duduk di atas hamparan sebagai simbol kesederhanaan dan kebersamaan.
  • Munjungan : Pasangan pengantin melakukan sujud syukur kepada Tuhan.

4. Upacara Sawer

Upacara sawer berlangsung setelah akad nikah. Pasangan pengantin dibawa ke lokasi panyaweran di muka pintu. Tukang sawer berdiri di hadapan mereka dan mengucapkan ijab kabul sambil melantunkan syair sawer.

BACA JUGA : Kesenian Buhun yang Ada di Kampung Adat Cireundeu

Mereka juga menaburkan beras, irisan kunir, dan uang logam ke arah pengantin. Anak-anak yang berada di belakang pengantin berebut memungut uang sawer. Isi syair sawer berisi nasehat-nasehat untuk pasangan pengantin baru.

Keempat upacara adat ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Kampung Naga masih memegang teguh tradisi dan kearifan lokal leluhur.

Upacara-upacara ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya, tetapi juga sebagai pengikat dan perekat masyarakat dalam menjaga kelestarian kampung.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian