PPATK Temukan Ribuan Pegawai BUMN hingga Dokter Masuk Daftar Penerima Bansos

Bansos Pegawai BUMN
Bansos (Dok Kemensos)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkap puluhan ribu penerima Bantuan Sosial (Bansos) ternyata merupakan pegawai BUMN, Dokter hingga manajer perusahaan. Temuan profesi tidak wajar sebagai penerima bansos ini sedang ditelusuri dan diverifikasi sebelum ditindaklanjuti oleh Kemensos.

Hal ini terungkap setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan analisis terhadap data penerima Bansos yang disalurkan oleh Kemensos selama semester I tahun 2025. PPATK kemudian menemukan penerima bansos yang terdata memiliki status pekerjaan tidak wajar.

“Itu informasi awal yang diterima PPATK dari bank ketika yang bersangkutan membuka rekening, mereka mengaku sebagai pegawai BUMN atau profesi lain,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (7/8/2025) seperti dikutip dari Antara.

PPATK menemukan sebanyak 27.932 orang peneirima Bansos tercatat berprofesi sebagai pegawai BUMN. Selain pegawai BUMN, sebanyak 7.479 tercatat berprofesi sebagai dokter, dan lebih dari 6.000 orang berprofesi sebagai eksekutif atau manajerial.

Namun, berdasarkan peraturan Menteri Sosial Nomor 1/2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH), pihak yang layak menerima manfaat Bansos di antaranya adalah masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang sekarang menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga:

Jabar Tertinggi Penerima Bansos Pemain Judol, Transaksi Tembus Rp199 M

Agung Yansusan: Data Tidak Akurat, Bansos Sering Salah Sasaran

Mensos Saifullah menegaskan temuan anomali penerima bansos ini sedang dalam proses pendalaman oleh Kementerian Sosial bersama PPATK dan otoritas terkait lainnya mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Ia mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan verifikasi secara hati hati untuk memastikan tidak ada lagi bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.

“Kami tidak ingin terburu-buru. Butuh waktu karena prinsipnya harus akuntabel, kalau tidak sesuai semua kami evaluasi,” ujar Saifullah.

Jika telah diverifikasi, temuan rekening penerima bansos yang tidak sesuai ini akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Sosial. Mensos mengatakan rekening penerima yang tidak sesuai akan diblokir dan bantuan akan dialihkan kepada penerima yang lebih layak.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya transparansi pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial yang berkeadilan dan berbasis data, sesuai dengan arahan Presiden dalam Inpres Nomor 4 Tahun 2025 Tentang Akurasi Data Bantuan Sosial.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian