Agung Yansusan: Data Tidak Akurat, Bansos Sering Salah Sasaran

Agung yansusan
(Dok.ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Agung Yansusan, menekankan pentingnya pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Ia mengungkapkan, masih banyak ketidaksesuaian di lapangan antara data penerima dan kondisi ekonomi warga sebenarnya.

“Kami banyak mendengar laporan dari masyarakat di berbagai daerah bahwa bantuan seperti bansos, BPJS PBI, PKH, dan lainnya tidak sesuai peruntukannya. Ada yang menerima bantuan, tapi punya motor bagus atau usaha lancar. Sementara yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan apa-apa,” ujar Agung saat diwawancarai, dikutip Selasa (29/7/2025).

Menurutnya, salah satu penyebab utama persoalan ini adalah tidak akuratnya data penerima bantuan yang tersimpan di tingkat pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia mendorong agar proses pemutakhiran data dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun guna menjaga akurasi dan relevansi dengan kondisi terkini masyarakat.

“Data itu harus dinamis, tidak bisa statis. Harus terus diperbarui agar yang mendapatkan bantuan benar-benar mereka yang layak dan membutuhkan,” tegasnya.

Agung juga mengajak masyarakat, khususnya para penerima bantuan sosial, untuk memiliki kepekaan dan keikhlasan dalam mengevaluasi kondisi ekonominya sendiri.

“Kalau merasa secara ekonomi sudah meningkat, mohon dengan sangat agar bantuan itu dilepas. Berikan kesempatan bagi saudara kita yang lebih membutuhkan,” pintanya

Baca Juga:

Agung Yansusan: Baca Al Quran Harus Jadi Syarat Lulus Sekolah

Agung Yansusan: Aspirasi Warga Harus Jadi Arah Pembangunan Jabar Lima Tahun ke Depan

Untuk menjamin validitas data, Agung mendorong adanya kolaborasi lintas pemerintah, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga provinsi. Ia menilai sinergi antarinstansi sangat penting dalam proses verifikasi dan pendataan di lapangan.

“Biasanya ini kerja bersama. Ada yang bertugas di lapangan, ada yang proses data di kantor. Semua harus bersinergi agar hasilnya maksimal,” tutupnya.

(Virdiya/Budis) 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Inggris
Prediksi Skor Inggris vs Selandia Baru: Ujian Terakhir The Three Lions Sebelum Piala Dunia 2026
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara