Polisi: 60 Tersangka Penyerangan Polres Jakut Terprovokasi Ajakan di Media Sosial

Penyerangan Polres Jakut
Ilustrasi. (dok. Gmaps)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan para pelaku penyerangan Markas Polres Metro (Polrestro) Jakarta Utara (Jakut) pada Sabtu malam (30/8) hingga Minggu dini hari (31/8) diketahui mendapat ajakan melalui media sosial.

“Dari hasil pemeriksaan 60 tersangka mengaku nekat menyerang Polres Metro Jakarta Utara berdasarkan dari ajakan beredarnya flyer di media sosial,” kata Onkoseno di Jakarta, mengutip Antara, Jumat (5/9/2025).

Ia menyampaikan hingga saat ini, 60 tersangka mengaku terpengaruh oleh ajakan yang beredar di media sosial.

“Kalau menurut mereka memang karena adanya flyer yang disebar itu ya. Mereka menargetkan Mako Polres dan ada juga pos polantas yang di dekat polres itu dirusak,” katanya.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami kasus penyerangan terhadap Markas Polres yang terjadi beberapa hari lalu. Hingga kini, sebanyak 60 orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses pemeriksaan dan gelar perkara oleh pihak kepolisian.

“Ya, 60 tersangka itu sudah kita tahan. Mereka mengikuti proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Onkoseno.

Polisi saat ini masih menyelidiki siapa aktor intelektual di balik penyerangan yang berujung pada kerusuhan di depan Mapolres Metro Jakarta Utara.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan 70 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan kerusuhan yang terjadi pada Sabtu malam (30/8) hingga Minggu dini hari (31/8).

Baca Juga:

Polisi Gelar Olah TKP Penyerangan Guru dan Nakes di Yahukimo

Penyerangan di Maros, Kepala Dusun Tertancap Anak Panah

“Sebagian besar dari mereka yang diamankan merupakan remaja,” ujar Erick Frendriz di Jakarta, Senin.

Ia juga menyebutkan petugas menemukan berbagai barang bukti di lokasi kejadian, antara lain pecahan bom molotov, batu, petasan, dan sejumlah benda lainnya yang digunakan dalam aksi tersebut.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik