Persaingan Era Baru Formula 1 Dinilai Hanya Milik McLaren dan Mercedes

Lando Norris
Ilustrasi - Lando Norris (foto: dok.F1).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Musim 2026 digadang-gadang sebagai babak baru Formula 1. Regulasi radikal mengenai aerodinamika aktif dan mesin hibrida generasi terbaru membuat banyak pihak percaya persaingan akan semakin merata. Namun, di balik optimisme itu, mantan kepala strategi F1, Bernie Collins, justru melihat gambaran berbeda, kompetisi papan atas kemungkinan besar akan mengerucut hanya pada McLaren dan Mercedes.

Dalam wawancaranya bersama Sky F1, Collins menegaskan bahwa rumor yang beredar di paddock semakin menguatkan posisi Mercedes sebagai pemilik mesin terbaik untuk era baru nanti.

“Semua orang percaya mesin Mercedes akan unggul tahun depan. Tapi jangan lupa, mesin itu juga dipakai McLaren,” ujarnya, dikutip Jumat (14/11/2025).

Pernyataan itu menegaskan satu hal, jika Mercedes berhasil menciptakan power unit paling efisien, maka McLaren adalah tim yang bisa menggunakannya sebaik, atau bahkan lebih baik, dari sang pabrikan.

Collins mengakui perkembangan signifikan McLaren sepanjang F1 2025 menjadi faktor utama mengapa tim Woking tak bisa dianggap sekadar pelanggan. Dengan optimasi yang brilian terhadap unit tenaga Mercedes, Lando Norris dan Oscar Piastri berkali-kali menembus dominasi Red Bull di beberapa seri akhir musim.

“Melihat performa mobil McLaren saat ini, saya belum bisa bilang Mercedes akan unggul atas mereka,” tambah Collins yang menilai McLaren berada pada momen keemasan dalam hal stabilitas teknis.

Sementara itu, Mercedes sendiri membawa kombinasi menarik untuk 2026, pengalaman George Russell dan potensi besar Kimi Antonelli. Antonelli akan menjalani musim keduanya, sebuah fase penting bagi pembalap muda dalam memahami karakter mobil dan ritme kejuaraan penuh.

“George tentu lebih berpengalaman, tapi Kimi akan berkembang pesat setelah satu musim. Jika keduanya bisa saling mendorong, itu akan menjadi aset besar bagi Mercedes,” jelas Collins.

Baca Juga:

Bos Mercedes Nilai Kans Max Verstappen Rebut Gelar Juara Dunia Formula 1 2025 Masih Ada, Tapi Tipis

Isack Hadjar Tanggapi Rumor Promosi ke Red Bull dengan Santai

Ia menekankan bahwa di era regulasi baru, internal driver battle menjadi elemen krusial untuk perkembangan mobil, seperti yang McLaren tunjukkan lewat persaingan sehat Norris–Piastri.

Dengan kondisi tersebut, Collins menyimpulkan bahwa F1 2026 bukan sekadar arena baru, melainkan kancah duel dua raksasa. Red Bull yang biasanya dominan justru tidak disebutnya, menunjukkan bagaimana besar ekspektasi terhadap mesin Mercedes serta soliditas paket teknis McLaren.

“Dua pebalap yang saling menekan dalam satu tim adalah kunci dalam mengembangkan mobil di era regulasi baru,” tutup Collins.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar