Perombakan Besar dan Performa Stabil, Honda Mulai Bikin Gerah Pabrikan Pesaing di MotoGP

Joan Mir (Foto: Dok.MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Enam tahun silam, Honda seakan kehilangan identitasnya di MotoGP. Sejak gelar terakhir pada 2019 bersama Marc Marquez, pabrikan raksasa Jepang itu terjebak dalam pusaran krisis performa dan kehilangan arah pengembangan. Namun musim 2025 membawa kisah berbeda kisah tentang kebangkitan, kerja keras, dan tekad untuk kembali menjadi yang terbaik.

Selama beberapa musim terakhir, Honda menjadi simbol keterpurukan tim pabrikan, motor sulit dikendarai, pembalap frustrasi, dan hasil jauh dari ekspektasi. Tapi fondasi baru yang dibangun dua tahun terakhir akhirnya menunjukkan hasil nyata. RC213V generasi terkini tampil jauh lebih jinak namun tetap buas di lintasan.

Musim ini menjadi titik balik. Kemenangan Johann Zarco di GP Prancis dalam kondisi lintasan basah menjadi penanda awal, disusul dua podium kering Joan Mir yang menegaskan bahwa Honda kini bukan lagi tim yang hanya bertahan, mereka sudah kembali menyerang.

Aleix Espargaro, yang kini berperan sebagai test rider, mengungkap perubahan besar yang ia rasakan sejak bergabung.

“Ketika saya tiba, suasananya jujur saja suram. Tapi sekarang, setiap kali masuk paddock, energinya berbeda,” ujarnya, melansir motosport, Senin (3/11/2025).

“Joan dan Luca semakin kuat, dan setiap sesi menunjukkan perkembangan besar. Ini Honda yang saya tahu pekerja keras dan penuh kebanggaan,” lanjutnya.

Kebangkitan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal mental. Setelah bertahun-tahun menjadi bulan-bulanan, para pembalap kini kembali percaya pada proyek mereka.

“Dulu target menang terasa seperti mimpi,” lanjut Espargaro. “Sekarang, semua orang tahu itu mungkin. Kami sudah di jalur yang benar,” katanya.

Baca Juga:

Joan Mir Ingin Honda Konsisten di MotoGP 2025

Hasilnya mulai berbicara. Joan Mir tampil konsisten dan kembali ke podium di Sepang, sementara Luca Marini memperlihatkan peningkatan signifikan setiap balapan. Kombinasi pengalaman dan stabilitas ini membawa Honda naik ke posisi keempat klasemen konstruktor, pencapaian terbaik mereka sejak 2021.

Di tengah bursa pembalap menjelang era mesin 850cc pada 2027, performa positif ini membuat Honda kembali diperhitungkan. Nama-nama besar seperti Jorge Martin dan Pedro Acosta mulai dikaitkan dengan proyek kebangkitan tim berlogo Sayap Tunggal tersebut.

Kini, Honda seperti menyalakan kembali bara yang lama padam. Dari tim yang sempat ditinggalkan banyak bintang, mereka perlahan kembali menjadi magnet bagi talenta papan atas.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026