BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Spekulasi soal masa depan Marc Marquez kembali mencuat. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai Honda tengah berada di posisi strategis untuk merebut kembali sang juara dunia delapan kali saat kontraknya bersama Ducati berakhir pada 2026.
Bukan sekadar nostalgia, langkah ini dipandang sebagai bagian dari pertarungan politik besar menjelang era regulasi baru MotoGP 2027.
Marquez memang meninggalkan Honda setelah masa-masa paling kelam dalam kariernya. Motor yang tak lagi kompetitif memaksanya berkali-kali terjatuh dan kehilangan daya saing. Namun setelah pindah ke Gresini Ducati pada 2024, segalanya berubah. Konsistensi kembali, mental bangkit, dan puncaknya gelar juara dunia MotoGP 2025 bersama tim pabrikan Ducati.
Meski sukses bersama Ducati, masa depannya tetap belum tertutup rapat. Kontrak Marquez hanya berlaku hingga 2026, celah yang oleh Pernat dianggap sebagai “pintu masuk” Honda.
“Tidak ada jaminan Marc Marquez akan tetap memakai warna Ducati pada 2027. Honda ada di hati Marc, dan Alberto Puig akan melakukan apa pun untuk membawanya kembali,” ujar Pernat, melansir motoGP, Selasa (25/11/2025).
Pernat menegaskan bahwa peluang Marquez kembali tak ditentukan oleh faktor emosional semata, melainkan soal kualitas proyek motor Honda untuk era baru MotoGP.
Regulasi teknis 2027 bakal mengubah banyak hal, mulai dari aerodinamika lebih dibatasi, efisiensi mesin diprioritaskan, dan filosofi pengembangan motor berpotensi bergeser. Hal ini membuka kesempatan bagi tim yang selama ini tertinggal untuk “reset” dan menutup jarak.
Honda menangkap momen itu. Mereka telah mendatangkan insinyur Eropa, meninggalkan pendekatan konservatif dalam pengembangan, merombak struktur teknis yang kaku dan membuat motor prototipe yang disebut tampil lebih menjanjikan
Pernat menilai, jika arah teknis ini berbuah motor juara, maka tawaran Honda akan sangat sulit ditolak Marquez.
“Jika Honda menjamin motor yang mampu bersaing di barisan depan, saya yakin Marquez tidak akan berpikir dua kali,” tegasnya.
Baca Juga:
Cerita Marc Marquez Asapi Marco Bezzecchi di Tikungan 8 MotoGP Misano
Alberto Puig Akui Honda Masih Dihantui Bayang-bayang Marc Marquez, Sulit Dapat Pebalap Selevel
Menariknya, Pernat melihat potensi kembalinya Marquez bukan hanya sebagai isu teknis, tetapi juga cerita besar dalam dunia hiburan olahraga. Liberty Media, pemilik baru hak komersial MotoGP disebut sangat fokus mencari narasi dramatis layaknya Formula 1.
“Bayangkan jika pada 2027, di garasi Honda, ada Marc Marquez dan adik Valentino Rossi. Itu akan menjadi cerita yang luar biasa,” ujarnya.
Duet tersebut tentu akan menjadi magnet perhatian global, baik dari sisi rivalitas sejarah maupun pemasaran.
Segala kemungkinan tetap terbuka. Ducati tentu akan mati-matian mempertahankan Marquez jika ia masih menjadi pusat proyek mereka. Honda di sisi lain mempersiapkan paket terbaik untuk memulai lembaran baru setelah era keterpurukan.
Keputusan final Marquez pada 2026 nanti bisa menjadi salah satu momen paling menentukan dalam peta persaingan MotoGP modern.











