Permasalahan di Kota Bandung, Sonny Salimi: Membangun Bandung Tak Cukup 5 Tahun

Membangun Bandung Tak Cukup 5 Tahun
Dirut Perumda Tirtawening, Sonny Salimi (Rizky Iman/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Banyak permasalahan yang terjadi di Kota Bandung mulai dari ekonomi, sampah, banjir, jaminan kesehatan, kemacetan, ketersediaan air, pendidikan, Stunting hingga ketertiban umum.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perumda Tirtawening sekaligus Bakal Calon Wali Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan, terkait permasalahan kepadatan di Kota Bandung, menurutnya tidak lagi berbicara tentang pembangunan horizontal namun harus vertikal.

“Hal-hal seperti ini juga harus di dorong sehingga perencanaan kota itu bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Sonny Salimi, Rabu (19/6/2024).

Selain itu, saat disinggung terkait dengan solusi dalam permasalahan tersebut, Sonny mengaku rumah deret dan yang lainnya menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan.

“Ada rumah deret dan segala macam, itu kan salah satu solusinya. Tapi untuk menyelesaikan banyak persoalan yang hadir di Kota Bandung harus ada kolaborasi fan aturan, kalau memang belum tersedia aturannya kita buat,” ucapnya.

BACA JUGA: Tiga Partai Besar Berkoalisi untuk Pilwalkot Bandung

Namun, atas hal tersebut pasti ada sesuatu hal yang tidak bisa diselesaikan dengan aturan ataupun perubahan perilaku. Tapi harus dengan kebutuhan dana untuk membangun infrastruktur.

“Membangun infrastruktur kan tidak dengan regulasi, membangun infrastruktur harus dengan uang, nah bagaimana kita bisa menghadirkan APBD yang cukup baik, bisa menghadirkan kolaborasi, sehingga semua bisa dijalankan dalam satu ritme,” ujarnya.

Selain itu, Sonny menjelaskan terkait permasalahan air minum, sampah, dan air limbah, dalam jangka tiga tahun ke depan pihaknya akan selesaikan.

“Bicara sampah sebetulnya dulu kan sudah ada PLTSA, sekarang ada Kang Pisman itu kan bisa dimaksimalkan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menurutnya, membangun kota tidak bisa hanya dengan kurun waktu 5 tahun saja. Sebab banyak permasalahan kota yang harus diselesaikan.

“Bicara tentang kesinambungan, bicara tentang sustainability, ini yang harus kita dorong dan harus kita percepat. Ini bicara tentang cekungan Bandung, bagaimana kita kolaborasi dengan kabupaten kota tetangga, ini bisa lebih maksimal lagi sehingga penataan ruang, penataan air bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

(Rizky Iman/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City