Perempuan Muda Asal Tasikmalaya jadi Korban TPPO, Alami Kekeraan Selama Bekerja

Perempuan Muda AsalTasikmalaya Jadi Korban TPPO
Keluarga korban (kiri) saat mendatangi kantor UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya (Istimewa)
-

Tidak ada video disisipkan.

TASIKMALAYA, TEROPONGMEDIA.ID — Perempuan muda berinisial AM (30) warga Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmaaya, diduga menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). AM yang awalnya ingin merubah nasib bekerja diluar negeri dengan gaji yang tinggi, justru kini terjebak dalam nestapa dan menjadi korban eksploitasi di Myanmar.

Keluarga korban pun mengadukan kondisi tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala UPTD PPA, Nurlela Mustikawati, menuturkan bahwa berdasarkan keterangan dari orang tua korban kasus ini berawal pada Juni 2024. Saat itu, AM mendapati tawaran pekerjaan melalui media sosial. Am sempat melewati berbagai proses administrasi dan wawancara kerja.

Namun, dalam perjalannya itu, banyak lika-liku yang ditemui. Diantaranya korban sempat terlantar selama 2 hari di Jakarta, menunggu tiket pesawat yang dijanjikan pihak perekrut. Hingga akhirnya, pada 11 Juli 2024, korban diberangkatkan dengan rute mencurigakan.

“Informasinya juga, korban saat itu tidak langsung diterbangkan ke Myanmar. Tapi lebi dulu dikirim ke Batam, kemudian menyebrang ke Malaysia menggunakan kapal feri. Dari sana, ia dijemput oleh mobil misterius dan dibawa ke bandara untuk terbang ke Bangkok, Thailand,” papar Nurlela.

Kemudian, lanjut Nurlela, korban menuju perbatasan Maesot dan harus menyeberangi sungai dengan rakit, diawasi tentara bersenjata. Setibanya di lokasi tujuan, AM dipaksa mengikuti pelatihan mengetik selama 14 jam sehari.

 

BACA JUGA: 

IDI dan IIDI Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan untuk Korban Pergerakan Tanah di Cineam

15 Dokter Spesialis Periksa Kesehatan Cabup Tasikmalaya Ai Diantani

 

“Disana, korban terlibat dalam jejaring penipuan daring yang mengharuskan korban menipu orang lain. Jika tidak mencapai target kerja dihukum lari atau push-up,” ucap Nurlela.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Tasikmalaya, Wini Winaningsih, mengungkapkan pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan TPPO ini.

Setelah mencari data valid, diketahui bahwa AM sudah pindah dari alamat asalnya. Paspornya pun tidak terdaftar di aplikasi Siap Kerja. Sehingga hal ini mengindikasikan korban berangkat melalui jalur ilegal.

“Namanya juga berubah dari AM menjadi SR,” ujar Wini.

Wini menyebut, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk keluarga korban, untuk mencari cara terbaik memulangkan AM ke tanah air.

(Doel/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara