Perempuan di Ciberuk Serang yang Dimutilasi Kekasihnya Sempat Beri Pesan ke Keluarga

Korban dimutilasi
(Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang perempuan korban berinisial SA yang dimutilasi oleh kekasihnya Mulyana di Serang, Banten, seolah-oleh sempat memberi pesan terakhir ke keluarganya.

SA menanyakan kepada sepupunya, apakah dirinya masih bisa merayakan Idulfitri atau tidak. Keluarga tidak percaya remaja berusia 19 tahun tersebut sedang berbadan dua, sebab korban masih menstruasi saat Ramadan 2025 lalu.

“Lebaran juga masih menstruasi juga kan, lebaran bisa ikut Idulfitri enggak ya. Deket banget, enggak pernah ke mana-mana kalau enggak sama saya, dia enggak pernah ketemu cowok itu intinya,” ujar Rukiyah, di kediamannya di Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, diktuip Selasa(22/4/2025).

SA dikenal sebagai gadis yang pendiam dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, jarang keluar dan tidak pernah bertingkah aneh. Gadis tersebut juga dikenal memiliki pribadi yang baik dan sholehah, sehingga keluarga korban tidak percaya SA melakukan tindakan diluar norma agama, terlebih sampai hamil oleh Mulyana.

“Kalau korban disebut hamil saya tidak terima, karena korban ketemu pelaku baru satu kali ini, korban rajin ngaji, baik, enggak ke mana-mana tuh, selalu di rumah. Dulu kemana mana selalu sama saya juga,” terangnya.

Kronologi Mutilasi SA

Sebelumnya, dikabarkan kondisi korban SA ditemukan dalam keadaan tidak utuh usai dimutilasi kekasihnya Mulyana.

Jenazahnya ditemukan di tengah hutan Kampung Ciberuk, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, (18/4/2025).

Kejadian ini berawal pada Minggu (13/4/2025), saat itu pelaku menjemput korban ke rumahnya di Kecamatan Cinangka untuk mengajak makan bakso di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten.

Di perjalanan, SA meminta ML bertanggung jawab atas kehamilannya, pelaku kemudian emosi dan membawa korban ke hutan sepi serta jauh dari perkampungan, kemudian menghabisi nyawa kekasihnya itu.

Baca Juga:

Ngeri! Pria di Ciberuk Serang Mutilasi Kekasihnya saat Diminta Tanggung Jawab Soal Kehamilan

Keji! Pria di Jombang Mutilasi Teman Hidup-Hidup saat Mabuk

Korban dimutilasi dalam kondisi hidup, sebagian potongan tubuhnya dibuang ke sungai, bagian lainnya dikubur dan ditutupi daun hingga kayu dari hutan.

“Pelaku dibawa ke kantor Satreskrim Polresta Serang Kota untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku diancam Pasal 338 KUHP,” ucap Kasatreskrim Polresta Serkot, Kompol Salahudin, Minggu, (20/4/2025).

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026