Penyaluran Dana 200 T dari Pemerintah Tembus 50 Persen: Ternyata Bank Himbara Minta Tambah

Utang Indonesia
Kementerian Keuangan (dok. Kemenkeu)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap bahwa penyarluran suntikan dana Rp200 triliun dari pemerintah kepada sejumlah bank Himbara telah tembus dari 50 persen. Bank plat merah itu disebut sudah bersiap untuk mengajukan tambahan dana.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menjelaskan serapan dari kelima bank pelat merah itu sudah cukup tinggi.

“Waktu pertama ide Rp200 triliun itu keluar, teman-teman ingat gak respon perbankan? ‘Pak, kami jangan dipaksa’. Ya kan? Ragu. Ternyata setelah dikasih, jalan tuh, sekarang malah minta tambah,” ucap Febrio di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025), melansir dari CNN.

Ia mengungkap bahwa dana Rp 200 triliun yang ditempatkan pada 12 September lalu ke lima bank Himbara sebagian besar telah disalurkan untuk pembiayaan dan kredit. Febrio memaparkan per 9 Oktober 2025 realisasi penggunaan dana di kelima bank tersebut sudah melampaui 50 persen.

“Sudah ada realisasinya, rata-rata sudah cukup tinggi. Mandiri sudah menggunakan 75 persen, BRI sudah 62 persen, BNI 50 persen, BTN 19 persen, BSI 55 persen. Ini kita harapkan akan terus berlanjut,” jelasnya.

Febrio mengakui bahwa belum ada proposal resmi dari Himpunan Himbara. Ia hanya mendengar keinginan bank BUMN untuk mendapat tambahan likuiditas tersebut. Ia menegaskan pemerintah juga mewaspadai langkah para bank dalam menyalurkan kredit tersebut.

Baca Juga:

Airlangga Ungkap Dana Rp200 T Purbaya Bikin Bank Panas Dingin

Pastikan Suntikan Dana Rp200 T Tersalurkan, Menkeu Purbaya Siapkan Panduan

Di lain sisi, Febrio menyebut ada ketertarikan dari bank-bank daerah untuk mendapatkan penempatan dana dari pemerintah. Febrio mengatakan Bank Jakarta hingga Bank Jatim sudah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

“Sudah ada permintaan dari beberapa bank yang lain untuk mendapatkan juga penempatan cash dari pemerintah. Bahkan, kalau gak salah, saya dengar-dengar juga Bank BJB tertarik. Nanti kita lihat,” ungkap Febrio.

Dirinya menjelaskan, Kemenkeu tidak serta merta menempatkan dana pemerintah ke bank umum. Pihak bank harus membuat proposal pengajuan yang nantinya akan dinilai Kemenkeu.

Febrio merinci 3 aspek utama yang diperhatikan pemerintah sebelum memutuskan menambah deposito di bank.

Pertama, pemerintah ingin memastikan uang cash tersebut benar-benar aman. Kedua, uang pemerintah itu harus disalurkan kepada sektor riil. Serta Ketiga, risiko penempatan di bank tersebut.

Febrio mengatakan pertumbuhan kredit pada Agustus 2025 lalu adalah 7 persen. Setelah adanya suntikan Rp200 triliun, pemerintah ingin tingkat pertumbuhannya bisa tembus 10 persen pada akhir 2025.

Adapun Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu) mengungkapkan bahwa penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mampu mendorong pertumbuhan kredit hingga 10 persen pada akhir 2025.

Diketahui, per Agustus 2025, penyaluran kredit perbankan tercatat sebesar Rp8.075 triliun atau tumbuh 7,56 persen secara tahunan (yoy).

“Dampaknya bagi pertumbuhan kredit, kita harapkan kalau di Agustus masih 7 persen, ini kita harap di akhir tahun bisa menuju 10 persen,” ucap Febrio.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025