Respon Kritik Hasan Hasbi Soal Gaya Komunikasi, Purbaya Balas Dengan Data Kepercayaan Masyarakat

Gaya Komunikasi menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram/menkeuri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membalas kritik Mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Hasan Nasbi yang menilai gaya komunikasi ‘Koboi’ ala Purbaya berpotensi melemahkan pemerintahan.

Purbaya menjelaskan, gaya komunikasi tersebut meruapakan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Jadi sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah. Itu juga atas perintah Bapak Presiden. Jadi saya tidak berani gerak sendiri,” ujar Purbaya, Senin (27/10/2025).

Menuru Purbaya, gaya komunikasinya yang dianggap koboi dan kerap menyampaikan kritik pejabat lain justru sudah diperhalus.

“Jangan dianggap saya koboi. Saya hanya perpanjangan tangan dari Bapak Presiden, dengan versi yang lebih halus malah,” ucap dia.

Baca Juga:

Berantas Impor Ilegal, Purbaya Fokus Tindak Pelabuhan

Kejagung Selidiki Bea Cukai Terkait Dugaan Kasus Korupsi, Purbaya Tegas Tak Akan Lindungi Pegawai!

Lebih lanjut, Menkeu Purbaya mengatakan bahwa dirinya berpatokan pada hasil survey untuk menilai apakah gaya komunikasinya mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah atau tidak.

Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), indeks kepercayaan masyarakat kepada pemerintah mengalami peningkatan pada Oktober 2025 daripada bulan-bulan sebelumnya.

“Ini kemarin waktu bulan Juli, Agustus, September turun terus. Ini terjadi banyaknya demo. Tapi kita lakukan kebijakan yang mungkin untuk sebagian kalangan agak drastis, agak ceplas-ceplos, tapi ini berhasil mengembalikan sentimen masyarakat terhadap pemerintah,” kata Purbaya.

Berdasrakan data tersebut, purbaya menjelaskan bahwa indeks kepercayaan masyarakat kepda pemerintah sudah mulai stabil setelah serangkaian aksi demo pada Agustus lalu.

“Levelnya sekarang sama dengan ini, jadi sudah stabil lagi. Jadi stabilitas pemerintahan amat baik di mata masyarakat. Kecuali di mata orang itu ya,” imbuh Purbaya.

Menkeu menilai, membaiknya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah didorong oleh daya beli masyarakat serta kondisi ekonomi yang mulai membaik. “Ini ada korelasinya. Ketika ekonominya buruk, mereka gak suka pemerintah, makanya banyak demo besar-besaran. Tapi ketika ekonomi mulai balik, mereka juga senang ke pemerintah,” jelasnya.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City